KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Syiah Kuala (USK) yang bertugas di Gampong Meunasah Timu, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, berhasil meraih penghargaan dalam Program Inovasi Kelas Ajaib bersama Duta Motivator Pendidikan Indonesia, Jumat (18/7/2025).
Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata mereka dalam menumbuhkan minat baca dan memberdayakan masyarakat melalui gerakan literasi yang sederhana namun bermakna.
Kelompok yang diketuai Muhammad Rezi Ikram ini aktif menjalankan berbagai program sejak awal Juli 2025. Mulai dari menghadirkan pojok baca, menggelar lomba storytelling, hingga menata ulang perpustakaan desa menjadi ruang literasi yang hidup dan ramah bagi semua kalangan.
Salah satu kegiatan unggulan mereka adalah sesi storytelling bertema “Langkah Kecil Menuju Surga Bersama Kisah Para Rasulullah dan Sahabat” yang digelar di Perpustakaan Guahira, Jalan Jangka 130B, Gampong Meunasah Timu. Perpustakaan ini kini menjadi pusat literasi desa dengan fasilitas membaca, peminjaman buku, Wi‑Fi, serta ruang baca nyaman yang terbuka untuk anak-anak maupun masyarakat umum.
“Lihat anak-anak semangat banget menceritakan kembali kisah Rasulullah dan para sahabat, bikin kami sadar kalau literasi itu bukan cuma soal membaca, tapi juga menanamkan nilai dan harapan. Penghargaan ini jadi semangat buat kami terus berinovasi,” kata Intan Mastura, salah satu anggota tim.
BACA JUGA: Mahasiswa KKN Tematik Literasi USK Tingkatkan Minat Baca Anak di Gampong Meunasah Timu
Rekannya, Cut Nazwa Zulfa Faradiba menambahkan, keberhasilan ini bukan hanya milik tim KKN, tapi buah kerja sama yang erat dengan masyarakat desa.
“Dukungan mereka bikin kami yakin, literasi desa bisa membawa perubahan nyata,” ujarnya.
Sebagai storyteller, Nora Akmila menghidupkan suasana dengan pesan-pesan inspiratif.
“Langkah kecil kayak menyebarkan salam, berbagi cerita kebaikan, atau mengajarkan hal baik ke orang lain adalah warisan para Rasulullah dan sahabat. Kalau kita lakukan dengan ikhlas, insya Allah bisa memandu kita menuju surga bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, Keisya Nashiela yang bertugas sebagai moderator mengatakan, “Melihat anak-anak berani menyampaikan kembali kisah-kisah mulia bikin saya yakin mereka tumbuh dengan percaya diri dan punya pijakan kecil menuju kebaikan.”
Kepala Perpustakaan Desa Meunasah Timu, Mahabbi, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap, program serupa bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga.
“Program seperti ini membawa energi positif bagi anak-anak dan masyarakat kami. Semoga bisa terus berkembang,” ujarnya.
Berikut nama-nama anggota tim KKN Tematik Literasi USK:
1. Muhammad Rezi Ikram (ketua)
2. Intan Mastura
3. Cut Nazwa Zulfa Faradiba
4. Zalila Najwita Sari
5. Keisya Nashiela
6. Nora Akmila
7. Faradilla
8. Nadiatul Wustqa
9. Razulul Azmi
Keberhasilan ini bukan hanya membawa harum nama USK dalam bidang pengabdian masyarakat, tetapi juga menciptakan dampak nyata bagi literasi anak-anak dan pemberdayaan warga di Meunasah Timu. Program seperti ini diharapkan menjadi contoh baik untuk gerakan literasi di seluruh pelosok Aceh. (Red)










