KABAR BIREUEN – Ketua Forum Komunukasi Pemuda Bireuen (Fokus-PB), Said Fajri, SH., M.Kn, meminta semua pihak agar mendukung upaya memaksimalkan partisipasi masyarakat pada pemilu 2019.
Hal ini sebagaimana disampaikannya kepada wartawan, Jumat (6/10/2017). Dia menyebutkan, partisipasi masyarakat di Kabupaten Bireuen pada beberapa pemilu terakhir, masih relatif belum maksimal.
“Artinya, persentase jumlah golput atau pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya masih relatif besar, yakni sekira 20 persen lebih,” sebut Said Fajri.
Untuk menekan angka golput tersebut, katanya, semua pihak, baik penyelenggara pemilu maupun embaga lainnya, harus berupaya menekan angka tersebut melalui berbagai kegiatan.
“Harus ada yang memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Apakah itu pemilih pemula ataupun kelompok masyarakat lainnya, agar mereka memahami pentingnya satu suara pada pemilu,” jelas Said Fajri.
Lebih lanjut Said Fajri mengatakan, adanya golput ini dilatarbelakangi berbagai alasan, seperti alasan ekonomi, lebih memilih pergi berlibur, dan juga ada sebagian merasa tidak ada pilihan yang tepat.
Karenanya, sebut Said, para lembaga terkait agar lebih gencar lagi melakukan sosialisasi dan pendidikan terkait hak dan kewajiban sebagai warga negara yang baik.
Selain itu, pemahaman masyarakat terhadap dampak negatif money politics bagi pembangunan bangsa. “Jadi, perlu juga diberikan penyuluhan tentang bahaya politik uang,” ucap Said Fajri.
Dengan demikian, diharapkan Said, akan meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 dan mereka menjadi pemilih yang cerdas. Dengan mengedepankan asas pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. (Rizanur)











