Senin, 29 Juni 2026

Kekurangan Pasokan Air, Sawah di Kawasan Jeumpa dan Gandapura Dilanda Kekeringan

KABAR BIREUEN- Petani di kawasan Kecamatan Jeumpa dan Gandapura mengeluhkan kekeringan yang sedang melanda saat ini berimbas pada tanaman padinya.

Akibat kekurangan air tersebut, petani mengkhawatirkan berdampak  pada masa pertumbuhan tanaman mereka yang sudah berumur satu bulan lebih itu, sehingga bisa saja padi akan mengering dan mati.

Hal itu seperti diungkapkan sejumlah petani di Teupok Tunong serta Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa, kepada media,  Senin (19/2/2018).

Sekdes Tupok Tunong, Saiful Amri mengungkapkan, petani di kawasan tersebut memang sudah lama menghadapi persoalan kekeringan akibat kekurangan air tersebut.

Saat ini, kondisi tanah sudah retak-retak, dan padi daunnya sudah mulai menguning karena kekurangan pasokan air. Padahal saat ini, tanaman padi sedang masa pertumbuhan dan sangat memerlukan banyak air.

“Kalau terus kekurangan air, kemungkinan besar bisa gagal panen,’ sebutnya diamini sejumlah petani lainnya.

Ada sekitar  80 hektar sawah kekurangan air, itu dikarenakan air dari irigasi yang berada sekitar 2 kilometer dari  desa tersebut tak sampai ke areal persawahan milik warga. Selama ini hanya mengandalkan air hujan.

Karena itu, mereka berharap kepada pemerintah agar membangun irigasi permanen sehingga kebutuhan air petani di daerah tersebut terpenuhi dan tak lagi terjadi keurangan pasokan aiar atau kekeringan.

Tak hanya permasalahan tersebut, peran mantri tani juga dikeluhkan sebnagian petani. Seperti disampaikan  Umar Nurdin (45), petani Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa Bireuenyang mengatakan mantri tani selama ini bekerja tak maksimal.

“Mantri tani tak pernah turun ke sawah atau memberikan penyuluhan tatacara bertanam atau  mengatasi masalah jika padi mereka terserang penyakit serta padi memerah,” ungkapnya.

Selain itu, katanya, mereka juga selama ini tak pernah mendapatkan bantuan bibit mamupun pupuk dari dinas terkait dan pemerintah

Sementara hal yang sama juga terjadi di Gandapura, kekurangan air juga terjadi adi areal persawahan di sana, untuk mengatasinya, petani terpaksa menyedot air dari parit dan mengalirkannya ke sawah mereka menggunakan pompa.

Terkait kekeringan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah M.Si kepada Kabar Bireuen menyebutkan, memang terjadi kekeringan karena pasokan air yang tak ada ke areal sawah di beberapa desa di kecamatan jeumpa.

“Sejauh ini tak ada solusi yang bisa kita upayakan untuk mengatasi hal tersebut, karena pihak dinas hanya pengguna air. Itu kewenangan Dinas Pekerjaan Omum melalui bagian pengairan sebagai penyedia air,” katanya. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...