Kamis, 14 Mei 2026

Kekurangan Pasokan Air, Sawah di Kawasan Jeumpa dan Gandapura Dilanda Kekeringan

KABAR BIREUEN- Petani di kawasan Kecamatan Jeumpa dan Gandapura mengeluhkan kekeringan yang sedang melanda saat ini berimbas pada tanaman padinya.

Akibat kekurangan air tersebut, petani mengkhawatirkan berdampak  pada masa pertumbuhan tanaman mereka yang sudah berumur satu bulan lebih itu, sehingga bisa saja padi akan mengering dan mati.

Hal itu seperti diungkapkan sejumlah petani di Teupok Tunong serta Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa, kepada media,  Senin (19/2/2018).

Sekdes Tupok Tunong, Saiful Amri mengungkapkan, petani di kawasan tersebut memang sudah lama menghadapi persoalan kekeringan akibat kekurangan air tersebut.

Saat ini, kondisi tanah sudah retak-retak, dan padi daunnya sudah mulai menguning karena kekurangan pasokan air. Padahal saat ini, tanaman padi sedang masa pertumbuhan dan sangat memerlukan banyak air.

“Kalau terus kekurangan air, kemungkinan besar bisa gagal panen,’ sebutnya diamini sejumlah petani lainnya.

Ada sekitar  80 hektar sawah kekurangan air, itu dikarenakan air dari irigasi yang berada sekitar 2 kilometer dari  desa tersebut tak sampai ke areal persawahan milik warga. Selama ini hanya mengandalkan air hujan.

Karena itu, mereka berharap kepada pemerintah agar membangun irigasi permanen sehingga kebutuhan air petani di daerah tersebut terpenuhi dan tak lagi terjadi keurangan pasokan aiar atau kekeringan.

Tak hanya permasalahan tersebut, peran mantri tani juga dikeluhkan sebnagian petani. Seperti disampaikan  Umar Nurdin (45), petani Pulo Lawang, Kecamatan Jeumpa Bireuenyang mengatakan mantri tani selama ini bekerja tak maksimal.

“Mantri tani tak pernah turun ke sawah atau memberikan penyuluhan tatacara bertanam atau  mengatasi masalah jika padi mereka terserang penyakit serta padi memerah,” ungkapnya.

Selain itu, katanya, mereka juga selama ini tak pernah mendapatkan bantuan bibit mamupun pupuk dari dinas terkait dan pemerintah

Sementara hal yang sama juga terjadi di Gandapura, kekurangan air juga terjadi adi areal persawahan di sana, untuk mengatasinya, petani terpaksa menyedot air dari parit dan mengalirkannya ke sawah mereka menggunakan pompa.

Terkait kekeringan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, Ir Alie Basyah M.Si kepada Kabar Bireuen menyebutkan, memang terjadi kekeringan karena pasokan air yang tak ada ke areal sawah di beberapa desa di kecamatan jeumpa.

“Sejauh ini tak ada solusi yang bisa kita upayakan untuk mengatasi hal tersebut, karena pihak dinas hanya pengguna air. Itu kewenangan Dinas Pekerjaan Omum melalui bagian pengairan sebagai penyedia air,” katanya. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Aceh, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Unit Penyidik ​​Cyber ​​Polda Aceh telah menetapkan pria berinsial J sebagai tersangka pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh,...

Antisipasi 57 Ribu Warga Kehilangan JKA, Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai 1 Mei 2026 berdampak pada sekitar...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...