KABAR BIREUEN– Berdasarkan hasil diskusi kegiatan pendidikan politik , untuk Kader PNA, Pemuda dan pemudi pemilih pemula di Kabupaten Bireuen yang digelar Partai Nanggroe Aceh (PNA) Bireuen, Senin (31/12/2018) di Hotel Fajar Bireuen menghasilkan lima rekomedasi.
Hal itu dikatakan Sekretaris PNA Kabupaten Bireuen, Suhaimi Hamid ,S.Sos kepada Kabar Bireuen usai kegiatan pendidikan politik untuk pemuda tersebut, secara spesifik membahas terkait Dana Desa dan Lingkungan tersebut.
Dikatakannya, lima rekomendasi hasil pendidikan politik untuk pemuda PNA Bireuen, tersebut yang pertama, membuat gerakan bersama dalam mengawal dana desa yang lebih baik ke depan.
Kemudian, mendorong arah kebijakan pembangunan desa yang berbasis lingkungan. Mendorong Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk melakukan pembangunan yang berbasis kawasan dan berkelanjutan.
“Rekomendasi lainnya yang dihasilkan, mendorong pemerintah Bireuen untuk mengimplementasikan qanun-qanun Lingkungan yang sudah disahkan dalam 4 tahun terakhir ini. Yaitu, Qanun Pengelolaan DAS Secara Terpadu dan Berkelanjutan, Qanun Perlindungan Satwa Bireuen, Qanun Tentang Mitigasi Bencana dan Qanun Hutan Adat Mukim,” jelas Ketua Fraksi PNA DPRK Bireuen yang akrab disapa Abu Suhai itu.
Dan terakhir, katanya, menginisiasi penguatan ekonomi yang berkelanjutan untuk pemuda di tingkat gampong.
“Kita memang mengharapkan apa yang telah dibahas tersebut harus ditindaklanjuti, baik menyangkut pengelolaan dana desa serta lingkungan hidup,” sebutnya.
Kegiatan pendidikan politik tersebut diikuti peserta dari 17 kecamatan, masing-masing kecamatan terdiri dari 2 laki-laki, dan satu perempuan, mereka adalah kader PNA. (Ihkwati)











