Kamis, 14 Mei 2026

Kawasan Peternakan di Ranto Panyang Milik Pemkab Bireuen Belum Berfungsi

KABAR BIREUEN– Lahan peternakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Juli, direncanankan menjadi kawasan peternakan. Areal seluas 66 hektare tersebut sebelumnya memang sempat terlantar.

Pemkab Bireun kemudian membangun program pembangunan kawasan pusat peternakan di lokasi tersebut.

Namun, sayangnya,  proyek yang dikerjakan mendahului anggaran tersebut dikabarkan tak berjalan sebagaiman mestinya. Karena sampai saat ini belum berfungsi. Bahkan sebagain menudingnya sebagai proyek fiktif.

Pantauan Kabar Bireuen di lokasi tersebut pekan lalu, areal tersebut memang telah ditanami rumput sebagai pakan ternak, Akan tetapi tak tampak jelas sapi atau hewan ternak lainnya di kawasan tersebut.

Padahal, kabarnya, di kawasan pertenakan itu dimanfaatkan untuk menampung 200 ekor sapi jenis Brahma Cross, bantuan Kementerian Pertanian RI yang rencana diterima pada Juli 2018. Namun, hingga akhir tahun anggaran ini sapi bantuan tersebut tak kunjung tiba.

Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen,  biaya perencanaan mencapai ratusan juta rupiah, pembersihan lahan (land clearing) dan penghijauan di sekitar lokasi, dari sumber APBK dan APBKP TA 2018 yang mencapai Rp 2 miliar.

Pemkab Bireuen melalui Dinas Pertanian, juga telah menggelontorkan Rp 700 juta lebih dana untuk biaya penataan kawasan peternakan tersebut.

Pada Maret 2018 lalu,  Bupati Bireuen, H Saifannur bersama dinas terkait sempat meninjau langsung meninjau lokasi peternakan yang sempat terlantar tersebut yang rencananya memang akan dimanfaatkan untuk pengembangan ekonomi sebagai kawasan peternakan.

Bupati kemudian mengerahkan empat unit alat berat (2 beko dan 2 buldoser) untuk membersihkan lahan peternakan yang sudah ditumbuhi semak belukar itu.

Saifannur menegaskan, aset pemerintah berupa lahan peternakan tersebut dalam waktu dekat akan kembali difungsikan seperti sediakala, yang sempat terbengkali selama 15 tahun akibat konflik.

“Lahan peternakan ini harus kita kembangkan kembali, dan lahan yang sudah digunakan oleh masyarakat akan kita ambil alih lagi untuk kita jadikan lahan peternakan terpadu. Dalam tahun ini juga, lahan peternakan ini harus aktif kembali dan untuk tahap pertama akan kita budidayakan sapi brahma (sapi impor) dari Australia di lokasi itu,” sebut Saifannur saat itu.

Namun, nyatanya, hingga memasuki akhir tahun 2018, kawasan peternakan tersebut belum juga difungsikan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir Alie Basyah, M.si yang dikonfirmasi Kabar Bireuen melalui selulernya dan pesan WhatApp, Selasa (4/12/2018) belum memberikan tanggapannya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Aceh, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Unit Penyidik ​​Cyber ​​Polda Aceh telah menetapkan pria berinsial J sebagai tersangka pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh,...

Antisipasi 57 Ribu Warga Kehilangan JKA, Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai 1 Mei 2026 berdampak pada sekitar...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...