Sabtu, 17 Januari 2026

Kabupaten Bireuen Bertahan Sebagai Daerah Surplus Beras di Aceh

KABAR BIREUEN- Kabupaten Bireuen terdiri dari 17 kecamatan berpenduduk 443.627 jiwa, mayoritas petani sawah setiap tahun mampu bertahan sebagai daerah surplus beras di Aceh.

Produksi padi tahun 2017 baru lalu mencapai 224.549 ton setelah dikonversi menjadi 134.729 ton beras. Kebutuhan konsumsi beras untuk penduduk Kabupaten Bireuen per tahun sebanyak 61.664 ton dengan rata-rata konsumsi per jiwa 139 kg per tahun.

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Bireuen Irwan,SP, M Si didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ir Saifullah dan Kabid Perikanan Budidaya Rusdianto, S. Pt menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (1/2/2018).

Hasil produksi beras tahun 2017, sebanyak 134.729 ton dibandingkan dengan kebutuhan beras, Kabupaten Bireuen menjadi daerah surplus beras mencapai 73.065 ton dapat dijual ke Kabupaten lainnya.

“Surplus beras Kabupaten Bireuen bukan hanya tahun 2017, sudah mampu bertahan beberapa tahun sebelumnya sebagai daerah surplus beras di Aceh,” ujarnya.

Dikatakan, keberhasilan Kabupaten Bireuen menjadi daerah surplus beras di Aceh berkat kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta dukungan dinas terkait, jajaran TNI Kodim-0111/Bireuen.

Menurut Irwan, selain mempertahankan ketahanan pangan produksi padi juga terus meningkatkan produksi tanaman pangan utama lainnya, kedelai, jagung, sayur-sayuran dan buah-buahan, agar Bireuen akan tetap menjadi daerah surplus tanaman pangan.

Di bidang perikanan tahun 2017, Kabupaten Bireuen terdiri dari 12 kecamatan pantai, memiliki 4.945 hektar tambak ikan rakyat berhasil memproduksi ikan budidaya sebanyak 11.790 ton sedangkan produksi ikan laut nelayan 12 kecamatan pantai mencapai 11.600 ton.

Tahun 2018 diprogramkan akan terus meningkatkan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya untuk meningkatkan ekonomi para nelayan dan petani tambak.

Di Kabupaten Bireuen memilki sudah memiliki Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada saat ini sedang dibangun kolam terminal boat nelayan yang dapat disandari boat nelayan Kabupaten Bireuen dan luar Kabupaten Bireuen.

“Pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Peudada nantinya akan menjadi pelabuhan nelayan terbesar di Aceh setelah Pelabuhan Lampulo Banda Aceh. Menurut rencana, Terminal PPI Peudada akan dapat berfungsi sebagai pelabuhan nelayan di Aceh tahun 2022 mendatang,” sebut Irwan.

Selain itu di Kabupaten Bireuen juga memiliki beberapa Tempat Pendaratan Ikan (TPI), seperti di Kuala Raja Kecamatan Kuala, Kecamatan Jangka, Pante Rheng, Kecamatan Samalanga, Plimbang, Meunasah Tambo dan Pandrah, Kecamatan Pandrah. (Abu Iskandar).

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...