Senin, 29 Juni 2026

Kabupaten Bireuen Bertahan Sebagai Daerah Surplus Beras di Aceh

KABAR BIREUEN- Kabupaten Bireuen terdiri dari 17 kecamatan berpenduduk 443.627 jiwa, mayoritas petani sawah setiap tahun mampu bertahan sebagai daerah surplus beras di Aceh.

Produksi padi tahun 2017 baru lalu mencapai 224.549 ton setelah dikonversi menjadi 134.729 ton beras. Kebutuhan konsumsi beras untuk penduduk Kabupaten Bireuen per tahun sebanyak 61.664 ton dengan rata-rata konsumsi per jiwa 139 kg per tahun.

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Bireuen Irwan,SP, M Si didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ir Saifullah dan Kabid Perikanan Budidaya Rusdianto, S. Pt menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (1/2/2018).

Hasil produksi beras tahun 2017, sebanyak 134.729 ton dibandingkan dengan kebutuhan beras, Kabupaten Bireuen menjadi daerah surplus beras mencapai 73.065 ton dapat dijual ke Kabupaten lainnya.

“Surplus beras Kabupaten Bireuen bukan hanya tahun 2017, sudah mampu bertahan beberapa tahun sebelumnya sebagai daerah surplus beras di Aceh,” ujarnya.

Dikatakan, keberhasilan Kabupaten Bireuen menjadi daerah surplus beras di Aceh berkat kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta dukungan dinas terkait, jajaran TNI Kodim-0111/Bireuen.

Menurut Irwan, selain mempertahankan ketahanan pangan produksi padi juga terus meningkatkan produksi tanaman pangan utama lainnya, kedelai, jagung, sayur-sayuran dan buah-buahan, agar Bireuen akan tetap menjadi daerah surplus tanaman pangan.

Di bidang perikanan tahun 2017, Kabupaten Bireuen terdiri dari 12 kecamatan pantai, memiliki 4.945 hektar tambak ikan rakyat berhasil memproduksi ikan budidaya sebanyak 11.790 ton sedangkan produksi ikan laut nelayan 12 kecamatan pantai mencapai 11.600 ton.

Tahun 2018 diprogramkan akan terus meningkatkan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya untuk meningkatkan ekonomi para nelayan dan petani tambak.

Di Kabupaten Bireuen memilki sudah memiliki Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada saat ini sedang dibangun kolam terminal boat nelayan yang dapat disandari boat nelayan Kabupaten Bireuen dan luar Kabupaten Bireuen.

“Pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Peudada nantinya akan menjadi pelabuhan nelayan terbesar di Aceh setelah Pelabuhan Lampulo Banda Aceh. Menurut rencana, Terminal PPI Peudada akan dapat berfungsi sebagai pelabuhan nelayan di Aceh tahun 2022 mendatang,” sebut Irwan.

Selain itu di Kabupaten Bireuen juga memiliki beberapa Tempat Pendaratan Ikan (TPI), seperti di Kuala Raja Kecamatan Kuala, Kecamatan Jangka, Pante Rheng, Kecamatan Samalanga, Plimbang, Meunasah Tambo dan Pandrah, Kecamatan Pandrah. (Abu Iskandar).

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...