Kamis, 14 Mei 2026

Kabupaten Bireuen Bertahan Sebagai Daerah Surplus Beras di Aceh

KABAR BIREUEN- Kabupaten Bireuen terdiri dari 17 kecamatan berpenduduk 443.627 jiwa, mayoritas petani sawah setiap tahun mampu bertahan sebagai daerah surplus beras di Aceh.

Produksi padi tahun 2017 baru lalu mencapai 224.549 ton setelah dikonversi menjadi 134.729 ton beras. Kebutuhan konsumsi beras untuk penduduk Kabupaten Bireuen per tahun sebanyak 61.664 ton dengan rata-rata konsumsi per jiwa 139 kg per tahun.

Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Bireuen Irwan,SP, M Si didampingi Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Ir Saifullah dan Kabid Perikanan Budidaya Rusdianto, S. Pt menjelaskan hal itu menjawab pertanyaan Kabar Bireuen di ruang kerjanya, Kamis (1/2/2018).

Hasil produksi beras tahun 2017, sebanyak 134.729 ton dibandingkan dengan kebutuhan beras, Kabupaten Bireuen menjadi daerah surplus beras mencapai 73.065 ton dapat dijual ke Kabupaten lainnya.

“Surplus beras Kabupaten Bireuen bukan hanya tahun 2017, sudah mampu bertahan beberapa tahun sebelumnya sebagai daerah surplus beras di Aceh,” ujarnya.

Dikatakan, keberhasilan Kabupaten Bireuen menjadi daerah surplus beras di Aceh berkat kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta dukungan dinas terkait, jajaran TNI Kodim-0111/Bireuen.

Menurut Irwan, selain mempertahankan ketahanan pangan produksi padi juga terus meningkatkan produksi tanaman pangan utama lainnya, kedelai, jagung, sayur-sayuran dan buah-buahan, agar Bireuen akan tetap menjadi daerah surplus tanaman pangan.

Di bidang perikanan tahun 2017, Kabupaten Bireuen terdiri dari 12 kecamatan pantai, memiliki 4.945 hektar tambak ikan rakyat berhasil memproduksi ikan budidaya sebanyak 11.790 ton sedangkan produksi ikan laut nelayan 12 kecamatan pantai mencapai 11.600 ton.

Tahun 2018 diprogramkan akan terus meningkatkan produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya untuk meningkatkan ekonomi para nelayan dan petani tambak.

Di Kabupaten Bireuen memilki sudah memiliki Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Peudada saat ini sedang dibangun kolam terminal boat nelayan yang dapat disandari boat nelayan Kabupaten Bireuen dan luar Kabupaten Bireuen.

“Pelabuhan pendaratan ikan (PPI) Peudada nantinya akan menjadi pelabuhan nelayan terbesar di Aceh setelah Pelabuhan Lampulo Banda Aceh. Menurut rencana, Terminal PPI Peudada akan dapat berfungsi sebagai pelabuhan nelayan di Aceh tahun 2022 mendatang,” sebut Irwan.

Selain itu di Kabupaten Bireuen juga memiliki beberapa Tempat Pendaratan Ikan (TPI), seperti di Kuala Raja Kecamatan Kuala, Kecamatan Jangka, Pante Rheng, Kecamatan Samalanga, Plimbang, Meunasah Tambo dan Pandrah, Kecamatan Pandrah. (Abu Iskandar).

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Tetapkan Tersangka Fitnah Sekda Aceh, Polisi Identifikasi Pihak Lain yang Terlibat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Unit Penyidik ​​Cyber ​​Polda Aceh telah menetapkan pria berinsial J sebagai tersangka pencemaran nama baik Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh,...

Antisipasi 57 Ribu Warga Kehilangan JKA, Bupati Bireuen Bentuk Satgas Validasi Desil

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemberlakuan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) mulai 1 Mei 2026 berdampak pada sekitar...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...