Jumat, 15 Mei 2026

Jika Terpilih, Mukhlis-Razuardi Tidak Lagi Meraba-raba untuk Membangun Bireuen

KABAR BIREUEN, Juli – Kemampuan H. Mukhlis dan Razuardi untuk membangun daerah tidak diragukan jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen periode 2025-2030.

“Kalau Haji Mukhlis dan Pak Razuardi terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, beliau tidak lagi meraba-raba untuk membangun Bireuen,” kata Darwansyah, mantan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Bireuen pada acara silaturahmi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen nomor urut 3 dengan ratusan masyarakat Kecamatan Juli, di kediaman Nova Syamaun, Anggota DPRK Bireuen, Rabu (6/11/2024).

Sebut Darwansyah, H. Mukhlis sudah sangat mengenal wilayah yang akan dipimpinnya. Jalan dan jembatan rusak, rumah masyarakat yang perlu dibangun. Karena sejak tahun 2000 sudah berkecimpung di dunia usaha kontraktor.

“Begitu juga dengan Pak Razuardi. Beliau mantan Sekda Kabupaten Bireuen dan Sekda Aceh Tamiang. Ini memang pasangan yang cocok untuk memimpin Kabupaten Bireuen, karena kemampuan atau kualitasnya tidak kita ragukan lagi,” sebut mantan Camat Samalanga ini yang sudah purna tugas.

Hal senada dilontarkan oleh mantan Kombatan GAM Wilayah Batee Iliek, Ismuhar alias Mancong. Ia membeberkan sejumlah alasan mendukung Pasangan H. Mukhlis – Razuardi.

Sebut Mancong, H. Mukhlis sudah banyak berbuat untuk masyarakat dan daerah, seperti menciptakan lapangan kerja, membantu pembangunan mesjid, meunasah, dayah, membangun rumah orang miskin.

“Haji Mukhlis membantu warga dengan uang pribadi, bukan uang negara. Bahkan ada jalan yang dibangun dengan uang pribadinya. Rumah dhuafa juga banyak dibangun dengan uang dari kantong pribadi. Beliau juga sukses menciptakan lapangan kerja yang dinikmati lebih 2.000 orang di Kabupaten Bireuen,” ujar mantan Bintara Polisi yang 16 bulan berdinas di kepolisian sebelum bergabung dengan GAM.

Ismuhar alias Mancong sedang berkampanye untuk Paslon Mukhlis-Razuardi. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Terhadap sosok Razuardi, alumnus STM Negeri Bireuen (SMKN 1 Bireuen) juga berpandangan seperti Darwansyah.

“Pak Razuardi pernah menjadi Sekda Bireuen dan Sekda Aceh Tamiang. Selama menjabat, baik di Bireuen maupun di Aceh Tamiang tidak pernah bermasalah, karena beliau memahami aturan, berintegritas. Menurut saya, sangat pantas Haji Mukhlis dan Pak Razuardi kita sebut sebagai Bapak Pembangunan,” urai Mancong yang disambut aplaus hadirin.

Ditambahkannya, ketika menjabat sebagai Sekda Kabupaten Bireuen, Razuardi sukses membawa kabupaten hasil pemekaran Aceh Utara ini keluar dari keterpurukan bidang keuangan akibat utang daerah.

“Pak Razu (Razuardi) berhasil menyelamatkan Bireuen dari ancaman bangkrut. Keuangan daerah mulai tahun 2011 terus membaik, sehingga yang memimpin Kabupaten Bireuen pada periode 2012-2017 tidak ada lagi beban utang daerah,” paparnya.

Pada kesempatan itu Mancong juga menyebutkan, ada pihak yang sengaja menyebar fitnah H. Mukhlis dan Razuardi tidak bisa mengaji.

“Yang perlu digarisbawahi bahwa syarat menjadi calon bupati dan wakil bupati di Aceh mampu membaca Alquran. Mampu dimaksud bukan seperti orang ikut MTQ atau musabaqah,” pungkasnya. (Rizanur)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...