Minggu, 18 Januari 2026

Ini 11 Kecamatan yang Dilanda Banjir di Bireuen

KABAR BIREUEN – Akibat hujan dengan intensitas tinggi dari Jumat (1/12/2017) sampai Sabtu Sore (2/12/2017), mengakibatkan banjir melanda 11 kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Laporan dari posko Tagana Dinsos Bireuen sampai pukul 18.00 WIB, 11 kecamatan yang dilanda banjir di Bireuen tersebut yaitu Makmur, meliputi Desa Cot Kruet, mengungsi di meunasah dengan jumlah pengungsi 102 KK, jumlah KK keseluruhan 167 KK. Satu unit rumah rusak ringan akibat tertimpa longsor.

Lalu Desa Leubu Mee, jumlah KK Keseluruhan 108 KK, Desa Leubu Cot, mengungsi 4 KK, jumlah KK keseluruhan 140 KK. Desa Trieng Gadeng, mengungsi 27 KK, jumlah keseluruhan 185 KK, 2 unit rumah rusak ringan akibat tertimpa longsor.

Banjkir juga melanda Desa Leubu Mesjid, jumlah KK keseluruhan 222 KK, Desa Kuta Barat
jumlah KK keseluruhan 171 KK, Desa Ulee Gle, mengungsi 20 KK dan Desa Blang Dalam.

Kecamatan Gandapura, Desa Blang Keudee, pengungsi 40 KK dan 200 Jiwa, jumlah keseluruhan KK 165 dan 672 Jiwa. Desa Lhok Mambang, pengungsi 65 KK dan 260 Jiwa, jumlah keseluruhan KK 236 dan 851 Jiwa. Desa Samuti Aman, pengungsi 43 KK dan 172 Jiwa, jumlah keseluruhan KK 223 dan 865 Jiwa.

Desa Lapang Timu, pengungsi 8 KK dan 36 Jiwa, Desa Samuti Makmur, keseluruhan Kk 170 dan 680 Jiwa, Desa Cot Pu’uk, Desa Paya Baroh. Jumlah pengungsi 23 KK dan 73 Jiwa. Warga sempat terisolir dan harus dievakuasi.

Kecamatan Kuala, Desa Cot Glumpang, pengungsi 3 KK 15 Jiwa. Di Kecamatan Peusangan, Desa Cot Bada Baroh, Cot Keumudee dan Pulo Naleung. Sedangkan di Desa Alue Udeung, jalan longsor.

Kecamatan Pandrah, Pandrah Kandeh, 2 unit rumah rusak bagian dapur ambruk ke sugai akibat ambruknya tebing sungai, di desa Uteun Kruet, rumah warga terendam banjir.

Kecamatan Peudada, Desa Alue Sijuek, Desa Tanjong Selamat, Desa Jaba dan Desa Pulo Ara. Di Kecamatan Simpang Mamplam, banjir melanda kawasan Desa Paku.

Banjir juga merendam rumah warga di Kecamatan Jeumpa, di Desa Teupok. Di Kecamatan Kota Juang, banjir terjadi di Desa Pulo Ara dan Kawasan Cureh, Desa Geulanggang Gampong.

Di Kecamatan Jangka, banjir merendam Desa Jangka Alue. Sementara di Kecamatan Kutablang di Desa Rancong.

Banjir terparah melanda Kecamatan Makmur dan Gandapura, sehingga menyebabkan warga mengungsi. Selain merendam ratusan rumah, banjir tersebut juga mengenangi ribuan hektar sawah dan sejumlah tambak warga juga rusak.

Dinas terkait baik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Dinas Sosial, telah melakukan sejumlah upaya untuk membantu warga. Di antaranya dengan mendirikan tenda pengungsian dan membuka dapur umum. Bantuan masa panik juga telah diserahkan kepada warga yang mengungsi.

Kepala Dinas Sosial Bireuen, Drs Murdani, menyebutkan, bantuan masa panik diprioritaskan kepada masyarakat yang mengungsi dan untuk dapur umum.

Sementara, katanya, rumah yang terendam sangat parah dan mungkin mengungsi ke tetangga atau keluarga, terlebih dahulu dilakukan pendataan.

“Setelah itu, kita laporkan kepada pimpinan, untuk dapat disalurkan bantuan masa panik. Semoga keadaan cepat membaik,” harapnya. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...