Rabu, 11 Februari 2026

Ikuti Pelatihan, Pengurus Dayah Diharapkan Mampu Pahami Konsep dan Prinsip Dasar Manajemen Modern

KABAR BIREUEN, Kota Juang – Puluhan pimpinan dan pengurus dayah di Kabupaten Bireuen ikut Pelatihan Manajemen Dayah, di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu, 16 Juli 2025.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Dayah (DPD) setempat ini dibuka Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST yang diwakili Plt Asisten III Setdakab Bireuen, Azhari, S.Sos.

Pada kesempatan itu, Azhari membacakan sambutan tertulis Bupati Bireuen, menyebutkan, dayah di Kabupaten Bireuen bagaikan mutiara yang bersinar di tengah samudra peradaban.

Di dayahlah, generasi muda ditempa menjadi insan yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan dan berguna bagi bangsa dan negara.

Namun di era globalisasi ini, dayah dihadapkan dengan berbagai tantangan. Kompleksitas zaman menuntut dayah untuk berbenah diri, meningkatkan kualitas dan mutunya, agar mampu menjawab kebutuhan umat di masa depan.

Salah satu upaya strategis untuk menjawab tantangan tersebut adalah dengan meningkatkan kapasitas para pengurus dayah dalam bidang manajemen.

Melalui pelatihan ini, para pimpinan dan pengurus dayah diharapkan mampu memahami konsep dan prinsip-prinsip dasar manajemen modern, seperti perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian.

Meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan keuangan dayah, agar lebih transparan, akuntabel, dan efektif.

Meningkatkan kemampuan dalam mengelola sumber daya manusia dayah, seperti tenaga pendidik, staf, dan santri.

Kemudian, meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, untuk mendukung proses belajar mengajar dan administrasi dayah.

Meningkatkan kemampuan dalam menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi juga dapat membantu dayah dalam menyebarkan informasi tentang program dan kegiatannya, serta dalam menjalin komunikasi dengan alumni dan donatur.

Kerjasama dengan berbagai pihak juga dapat membantu dayah dalam mendapatkan akses terhadap sumber daya dan peluang baru, sehingga dapat berkembang lebih pesat.

Pelatihan manajemen dayah ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam mendukung kemajuan pendidikan dayah.

Diharapkan melalui pelatihan ini, dayah di Kabupaten Bireuen akan semakin maju dan berkembang, serta mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan dan berguna bagi bangsa dan negara.

“Semoga pelatihan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan Pendidikan dayah di Bireuen.

Sebelumnya Sekretaris DPD, Abubakar. S.Sos., M.M melaporkan, dayah merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai agama dan budaya Islam di Aceh sebagai daerah yang memiliki otonomi khusus bidang keagamaan.

Dalam rangka meningkatkan kualitas manajemen dayah, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan Dayah menyelenggarakan kegiatan pelatihan manajemen dayah bagi para pimpinan dan pengurus dayah.

Kegiatan pelatihan manajemen dayah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen dayah di Kabupaten Bireuen, memperkuat peran dayah dalam pembangunan daerah di Kabupaten Bireuen.

“Dan membangun jaringan dan kerjasama antar dayah di Kabupaten Bireuen,” ujarnya.

Dikatakan, ruang lingkup kegiatan pelatihan manajemen dayah meliputi konsep dasar manajemen dayah dan konsep dasar dayah ramah anak.

Disebutkan, anggaran kegiatan ini bersumber dari Sub Kegiatan Pembinaan Manajemen Dayah pada DPA Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen TA 2025.

Kegiatan ini berlangsung sehari penuh 16 Juli 2025, di Aula Hotel Bireuen Jaya, diikuti 30 peserta terdiri pimpinan dan pengurus dayah dari 30 dayah dalam Kabupaten Bireuen.

Narasumber pada kegiatan ini yaitu Anwar, S. Ag, M.A.P, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen dan Dr. Nazaruddin, MA, Rektor Universitas Islam Aceh.

Materi yang diberikan yaitu Manajemen Kelembagaan Dayah Mandiri dan Pengembangan Kurikulum Dayah dalam rangka menghadapi era society 5.0.

“Metode pelatihan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan simulasi,” sebut Abubakar.

Target hasil kegiatan yaitu para peserta pelatihan diharapkan memahami konsep dasar manajemen dayah.

Para peserta pelatihan mampu merumuskan konsep dasar manajemen pengelolaan dayah dan para peserta pelatihan memiliki rencana awal untuk mengembangkan dayah sesuai konsep manajemen dayah.

“Semoga kegiatan pelatihan manajemen dayah hari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mencapai tujuan yang ditetapkan,” tutup Abubakar. (Hermanto)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kunjungi SMPN 1 Bireuen, Ketua TIM Jakarta Muslim Armas Serahkan Bantuan Perlengkapan Salat untuk...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Umum Taman Iskandar Muda, Ir. H. Muslim Armas, menyerahkan bantuan berupa seperangkat perlengkapan salat untuk Musala Miftahul Jannah SMP...

Jelang Ramadhan, HRD Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Dapil Aceh II

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Menjelang bulan suci Ramadhan, Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), menyerahkan bantuan kemanusiaan...

Rabithah Alawiyah Lhokseumawe Aceh Utara Bersihkan Sumur Warga Tedampak Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Banjir yang terjadi akibat meluapnya sejumlah aliran sungai di Kabupaten Bireuen pada akhir tahun 2025 lalu mengakibatkan rumah warga di beberapa kecamatan...

HRD Apresiasi Wartawan Bireuen Tetap Meliput Pascabanjir Meski Turut Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Anggota Komisi V DPR RI H Ruslan M Daud (HRD) mengapresiasi dedikasi wartawan di Kabupaten Bireuen yang tetap meliput dan...

Huntara untuk Korban Banjir Bireuen Masih Bisa Diusulkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen masih bisa  mengusulkan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir. Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan...

KABAR POPULER

Dipicu Dugaan Tidak Transparansi Realisasi APBG, Enam Perangkat Gampong Cot Girek Mundur Serentak

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak enam perangkat Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kompak mengundurkan diri secara serentak. Pengunduran diri ini dipicu dugaan kurangnya...

Respons Permintaan Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen, DPRK Siap Turun ke Lokasi Pengungsi Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – DPRK Bireuen berencana meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan Gerakan...

Huntara untuk Korban Banjir Bireuen Masih Bisa Diusulkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen masih bisa  mengusulkan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir. Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Muslim Armas Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa...

0
KABAR Bireuen, Peudada— Ketua Umum Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir. H. Muslim Armas, secara langsung menyerahkan bantuan berupa baju sekolah kepada siswa-siswi korban...

Mengenal Perjalanan Amsal Alfian, Putra Bireuen Calon Ketua Umum PB PII

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Sosok Dr (C) Amsal Alfian, S.E., M.E., semakin mencuri perhatian menjelang Muktamar Pelajar Islam Indonesia (PII), yang akan digelar 10-15 Februari di...