Senin, 29 Juni 2026

HRD Desak Pemerintah Segera Bayar Tukin Dosen ASN Kemendiktisaintek

KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota DPR RI asal Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mendesak pemerintah segera membayar tunjangan kinerja (tukin) bagi dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendiktisaintek yang sudah lima tahun tertunda. Sebab, hak dosen tersebut telah memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak boleh lagi diabaikan.

“Segera bayar hak mereka, apalagi ini sudah ada dasar hukumnya,” tegas HRD di Jakarta, Minggu (19/01/2025).

Persoalan itu ditanggapi HRD, setelah Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) menuntut kepada pemerintah untuk membayar tukin mereka yang sudah lima tahun tak dibayarkan. Bahkan, jika tuntutan ini tak dipenuhi, dosen-dosen tersebut mengancam akan berunjuk rasa dan mogok mengajar.

“Ini wajar menimbulkan reaksi, karena mereka merasa tidak diperlakukan adil. Rekan sejawat mereka di kementerian lain tetap mendapatkan tukin dan serdos, sementara mereka tidak,”jelas HRD.

Politikus PKB tersebut menilai, situasi ini sangat tidak adil. Mengingat, dosen di kementerian lain, seperti Kementerian Agama, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Kesehatan, tetap menerima tukin, selain tunjangan sertifikasi dosen (serdos). Karena itu, kata dia, ketimpangan tersebut wajar menimbulkan reaksi keras dari para dosen yang merasa haknya tidak dipenuhi.

BACA JUGA: ADAKSI Aceh Resmi Terbentuk, Siap Perjuangkan Hak Tukin Dosen ASN

Bupati Bireuen periode 2012-2017 itu menyerukan agar Kemendiktisaintek segera menyelesaikan persoalan tersebut, untuk mencegah dampak buruk terhadap stabilitas pendidikan nasional.

“Masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut. Ancaman mogok mengajar dosen, tentu akan memengaruhi stabilitas pendidikan nasional,” pintanya.

HRD juga menolak alasan ketiadaan anggaran yang sering digunakan sebagai dalih oleh Kemendiktisaintek. Menurutnya, alasan tersebut tidak relevan karena kementerian lain tetap mampu membayar tukin bagi dosen-dosennya.

“Alasan ini tidak relevan karena hanya Kemendiktisaintek yang tidak membayar tukin. Ini harus segera diselesaikan, supaya kinerja para pendidik di seluruh Indonesia tidak terganggu,” tegas HRD yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

Menurut HRD, persoalan tukin yang tak kunjung selesai ini, menunjukkan perlunya perhatian serius dari pemerintah, terutama Kemendiktisaintek. Hal ini, untuk memastikan kesejahteraan para dosen yang menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekda Aceh dan PLN Pusat Bahas Prospek Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menghadiri pertemuan yang membahas prospek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Aceh bersama...

UNIKI dan Forum PLKP Jalin Kemitraan Strategis, Buka Peluang Magang dan Sertifikasi Kompetensi bagi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (Forum PLKP) melalui...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menaker: Standar Kerja Layak Era Digital akan Jadi Acuan Penguatan Regulasi Ketenagakerjaan

0
KABAR BIREUEN, Majalengka – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan Konvensi Internasional Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang kerja layak di era digital akan menjadi acuan dalam...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

KABAR POPULER

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Sudah Dua Bulan Diproses, Polres Bireuen Belum Tetapkan Status Hukum Kasus Dugaan Penghinaan Wartawan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Zulfikar Muhammad, kuasa hukum M. Ilham bin Sakubat, wartawan wilayah liputan Bireuen, mendesak Polres Bireuen segera memberikan kepastian hukum atas...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Menang Dramatis 4-3 atas Persas Sabang, PSSB Bireuen U-12 Raih Juara III Piala Presiden...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Tim PSSB Bireuen Junior Usia 12 Tahun (U-12) berhasil mengukir prestasi dengan meraih juara ketiga pada Festival Sepak Bola...

Desak Bahlil Batalkan PoD Blok Andaman, Warga Aceh Demo Kementerian ESDM

0
KABAR BIREUEN, Jakarta– Aksi damai ratusan warga Aceh dari paguyuban Taman Iskandar Muda (TIM) digelar depan Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta...