Selasa, 9 Desember 2025

HRD Desak Pemerintah Segera Bayar Tukin Dosen ASN Kemendiktisaintek

KABAR BIREUEN, Jakarta – Anggota DPR RI asal Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), mendesak pemerintah segera membayar tunjangan kinerja (tukin) bagi dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemendiktisaintek yang sudah lima tahun tertunda. Sebab, hak dosen tersebut telah memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak boleh lagi diabaikan.

“Segera bayar hak mereka, apalagi ini sudah ada dasar hukumnya,” tegas HRD di Jakarta, Minggu (19/01/2025).

Persoalan itu ditanggapi HRD, setelah Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) menuntut kepada pemerintah untuk membayar tukin mereka yang sudah lima tahun tak dibayarkan. Bahkan, jika tuntutan ini tak dipenuhi, dosen-dosen tersebut mengancam akan berunjuk rasa dan mogok mengajar.

“Ini wajar menimbulkan reaksi, karena mereka merasa tidak diperlakukan adil. Rekan sejawat mereka di kementerian lain tetap mendapatkan tukin dan serdos, sementara mereka tidak,”jelas HRD.

Politikus PKB tersebut menilai, situasi ini sangat tidak adil. Mengingat, dosen di kementerian lain, seperti Kementerian Agama, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Kesehatan, tetap menerima tukin, selain tunjangan sertifikasi dosen (serdos). Karena itu, kata dia, ketimpangan tersebut wajar menimbulkan reaksi keras dari para dosen yang merasa haknya tidak dipenuhi.

BACA JUGA: ADAKSI Aceh Resmi Terbentuk, Siap Perjuangkan Hak Tukin Dosen ASN

Bupati Bireuen periode 2012-2017 itu menyerukan agar Kemendiktisaintek segera menyelesaikan persoalan tersebut, untuk mencegah dampak buruk terhadap stabilitas pendidikan nasional.

“Masalah ini harus segera diselesaikan agar tidak berlarut-larut. Ancaman mogok mengajar dosen, tentu akan memengaruhi stabilitas pendidikan nasional,” pintanya.

HRD juga menolak alasan ketiadaan anggaran yang sering digunakan sebagai dalih oleh Kemendiktisaintek. Menurutnya, alasan tersebut tidak relevan karena kementerian lain tetap mampu membayar tukin bagi dosen-dosennya.

“Alasan ini tidak relevan karena hanya Kemendiktisaintek yang tidak membayar tukin. Ini harus segera diselesaikan, supaya kinerja para pendidik di seluruh Indonesia tidak terganggu,” tegas HRD yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini.

Menurut HRD, persoalan tukin yang tak kunjung selesai ini, menunjukkan perlunya perhatian serius dari pemerintah, terutama Kemendiktisaintek. Hal ini, untuk memastikan kesejahteraan para dosen yang menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tempuh Jalur Ekstrem Demi Pengungsi, Mustafa A Glanggang Salurkan Bantuan ke Kuala Ceurape dan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Di tengah akses terputus dan medan yang ekstrem, mantan Bupati Bireuen, Drs H Mustafa A Glanggang, menunjukkan kepeduliannya dengan menempuh...

HRD Bersama Pejabat Kementerian PU Terobos Akses Terputus, Bawa Bantuan dan Percepat Perbaikan Infrastruktur

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), bersama Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU),...

Banjir Bandang Luluhlantakkan Sekolah di Makmur, Data Siswa Terendam dan Pagar Roboh 

0
KABAR BIREUEN, Makmur  – Banjir bandang yang melanda Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, mengakibatkan belasan lembaga pendidikan terendam air. Sejumlah fasilitas sekolah rusak parah, mulai...

PWI Lhokseumawe dan JMSI Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe–Aceh Utara menyalurkan bantuan logistik kepada para anggota yang...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

KABAR POPULER

Dua Warga Makmur Meninggal Tertimbun Longsor dan Terseret Banjir

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Dua warga di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia akibat banjir dan longsor yang melanda wilayah setempat, Rabu (26/11/2025). Kedua korban...

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera...

Ditinjau HRD Bersama Pejabat Kementerian PU, Jembatan Bailey Kuta Blang Ditargetkan Rampung dalam Beberapa...

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Pembangunan jembatan bailey di Kuta Blang, lintas nasional Medan–Banda Aceh, dikebut selama 24 jam penuh dan ditargetkan bisa dilintasi...

Difasilitasi PMI, YIB dan Partner Berbagi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Yayasan Indonesia Bershalawat (YIB) menjalin kolaborasi dengan Partner Berbagi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Ikatan Alumni UI dan MDMC Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) menyerahkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di...