Hasil Pantauan Anggota Komisi IV DPR RI, Pupuk Bersubsidi di Bireuen Dijual Sesuai HET

KABAR BIREUEN, Bireuen – Pasca digelar Bimtek Penyaluran Pupuk Subsidi kepada para distributor pupuk se-Aceh oleh PT. Pupuk Indonesia Holding Company bekerja sama dengan Kementerian Pertanian RI di Kriyad Hotel Banda Aceh, 17 April lalu, penjualan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bireuen sudah sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI, TA Khalid melalui Staf Khusus DPR RI Fraksi Gerindra, Al Fadhal, kepada Kabar Bireuen melalui telepon selulernya, Kamis (1/5/2025).

“Paska dilaksanakan bimtek tersebut, imbauan yang diutarakan TA Khalid itu berdampak signifikan di lapangan, seperti pantauan di beberapa wilayah di Kabupaten Bireuen. Pupuk subsidi saat ini dijual sesuai HET,” katanya.

Meski begitu, tidak tertutup kemungkinan masih ada kios-kios nakal yang belum mengindahkannya. Untuk itu, TA Khalid melalui Tenaga Ahlinya mengajak semua masyarakat untuk memantau, mengawasi dan melaporkan jika ditemukan pupuk bersubsidi dijual di atas HET.

Menurut Al Fadhal, pada bimtek tersebut, politikus Partai Gerindra yang maju ke Senayan melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh-2 itu, dalam sambutannya meminta kepada para distributor, kios pupuk, Kejaksaan, Polda dan pemerintah daerah, untuk bersinergi mengawal harga pupuk tidak melebihi HET.

“Saya berharap jangan ada lagi yang mempermainkan harga pupuk subsidi di Aceh. Ayo sama-sama kita kawal agar harga HET pupuk subsisi sampai ke petani. Pak Kapolda, Pak Kajati. Ini tugas negara, agar cita-cita kita semua harga pupuk terwujud dengan harga HET, karena ini kebijakan negara,” ujar TA Khalid yang juga Anggota Badan Legislasi, sebagaimana disampaikan Al Fadhal.

Sementara Ketua Asosiasi Distribusi Pupuk Indonesia, Mulky, menyambut baik permintaan TA Khalid. Ia berjanji akan menertibkan para kios nakal yang menjual di atas harga HET, bahkan akan memberikan sanksi tegas pemutusan kontrak bagi kios yang tidak mengindahkannya.

“Bapak TA Khalid memberikan ruang diskusi dengan para distributor. Beliau menekankan penjualan pupuk subsidi harus dengan harga HET. Jika dalam perjalanan biaya operasional tidak sesuai, TA Khalid berjanji memperjuangkan kembali bersama Pupuk Indonesia (PI) harga tebus HET distributor ke produsen. Kita lihat nantilah ya apa yang menjadi kendala,” jelas Mulky.

Sebagai informasi, HET pupuk bersubsidi yang ditetapkan pemerintah, urea seharga Rp2.250/Kg, NPK Rp2.300/Kg dan pupuk organik Rp800/Kg.

Pantauan Kabar Bireuen di Kecamatan Juli, pupuk urea bersubsidi dijual Rp112.500 – Rp115.000/sak (50 kg). (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polres Bireuen Ikuti Apel Gabungan Bersama TNI Jelang Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Polres Bireuen mengikuti apel gabungan bersama dengan Kodim 0111/Bireuen dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang peringatan Hari Damai Aceh Ke...

Fikom Umuslim dan Panwaslih Bireuen Kolaborasi, Mahasiswa Informatika Bakal Magang di Lembaga Pengawas Pemilu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) memperkuat kolaborasi dengan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen melalui kerja sama di...

Ratusan Warga Bireuen Akan Ikuti Zikir dan Doa Bersama di Masjid Baiturahman, Tuih Alkhair:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Ratusan warga dari berbagai pelosok desa setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Bireuen diperkirakan akan berangkat menuju Kota Banda Aceh untuk mengikuti  zikir...

Edukasi Ratusan Penyintas Bencana, Politeknik Pelayaran Malahayati Gelar KPM Berdampak di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh menggelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat (KPM) Berdampak di Meuligoe Residen Cot Gapu, Bireuen, Rabu (12/8/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan...

Pertemuan Penyair Nusantara XIV, Kapolres Bireuen Terima Penghargaan Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam...

KABAR POPULER

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Dipecat, Ipda FJ Didemosi atas Insiden Tewasnya...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh—Oknum polisi berinisial RF (31) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate di Kabupaten Bireuen...

Kapolda Aceh: Pemasok Cartridge Mengandung Etomidate di Bireuen Masuk DPO

0
KABAR BIREUEN, ‎Banda Aceh - Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, mengungkap pemasok cartridge atau vape getar yang mengandung etomidate dalam kasus narkotika di...

Sambut HUT ke- 81 RI, Pemkab Bireuen Bagikan 800 Bendera Merah Putih

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Dalam rangka menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen meluncurkan...

Polemik Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa, Puluhan Warga Matang Sagoe Datangi Kejari Bireuen

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Puluhan perwakilan masyarakat bersama sejumlah tokoh Gampong Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen pada Senin, 10 Agustus 2026. Kedatangan...

Kelompok Tani Bireuen Bantah Program CSB, Oplah, dan Irpom Tak Bermanfaat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bireuen turun tangan mengkoordinasikan pertemuan antara kelompok tani penerima manfaat, para keuchik, dan pihak media, Minggu...