Gas Elpiji 3 Kg Batal Naik, Komisi VII DPR RI Minta Agar Tepat Sasaran

KABAR BIREUEN – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa subsidi elpiji 3 kg tidak dicabut, sebagaimana pemberitaan yang berkembang dan beredar di masyarakat.

“Subsidi elpiji tiga kilogram tidak dicabut karena sudah ditetapkan dalam APBN. Yang benar, subsidi harus tepat sasaran,” kata Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (24/1/2020) kemarin.

Menurut dia, tepat sasaran yang dimaksud adalah elpiji 3 kg atau biasa disebut gas melon diperuntukkan hanya bagi masyarakat miskin, sesuai dengan tulisan yang tertera pada setiap tabungnya.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi VII DPR RI Anwar Idris bersyukur jika harga gas elpiji 3 kg tidak jadi naik sehingga barang bersubsidi itu masih bisa dinikmati oleh masyarakat yang kurang mampu.

“Kami sangat apresiasi jika harga (elpiji 3 kg) itu tidak jadi naik, dan kami juga mengapresiasi kepada pemerintah yang sudah meluruskan isu kenaikan elpiji 3 kg. Sebagaimana kita ketahui beberapa hari ini sudah beredar di masyarakat isu pemerintah akan menaikan harganya. Itu meresahkan masyarakat kecil” ungkap politikus PPP asal Aceh.

Dirinya sepakat jika pemerintah akan mematangkan mekanisme penyaluran gas bersubsidi itu agar tepat sasaran. Karena selama ini banyak masyarakat yang mampu, bahkan perusahaan besar ikut menikmati jatah masyarakat kurang mampu.

“Jika memang harus melalui distribusi tertutup subsidi gas melon bisa disalurkan secara tepat sasaran, hanya diberikan kepada yang berhak yaitu masyarakat tidak mampu. Ya itu bagus, yang penting kan harga tidak naik, dan hanya masyarakat yang tidak mampu saja mendapatkan gas (subsidi) itu,” papar Anwar Idris.

Mengenai mekanisme penyaluran gas elpiji bersubsidi agar tepat sasaran, pihaknya mengimbau agar pemerintah mengkaji lebih dalam lagi dan bisa berkonsultasi dengan DPR RI sebagai wakil rakyat, menjelaskan formula penyaluran yang sudah direncanakannya.

“Kementerian ESDM harus mencari formula yang tepat, tepat teknologi sehingga tepat data, kemudian tepat sasaran sehingga penyaluran bantuan tersebut juga akan tepat kepada masyarakat kurang mampu. Misal juga bisa kerjasama dengan Kemensos, BPJS, BPS, Kepala Daerah,” paparnya.

Dikatakannya, beberapa hari ini masyarakat kecil merasa resah dengan wacana kenaikan harga gas melon bersubsidi tersebut. Pencabutan subsidi tentu akan sangat memberatkan masyarakat kurang mampu. Namun tidak bisa dipungkiri di masyarakat saat ini sudah banyak oknum yang dengan sengaja menaikan harga gas elpiji 3 kg.

“Mereka memanfaatkan wacana kenaikan yang sudah berkembang di masyarakat. Ada yang menjual Rp 35.000 hingga 37.000 per tabung. Dan banyak kenaikan itu berawal dari distributor-distributor nakal. Seperti di Sumatera itu ada beberapa titik yang sudah naik,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada pemerintah melakukan pengumuman secara resmi, pembatalan kenaikan harga elpiji 3 kg bersubsidi.

“Bila diperlukan, pemerintah melakukan sidak mengecek harga ke distributor-distributor atau ke pasar-pasar, kemudian menindak mereka yang menaikan harga. Termasuk mengecek proses penyaluran gas elpiji 3 kg apakah sudah tepat sasaran kepada mereka yang kurang mampu,” pungkasnya. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Bireuen Tinjau Normalisasi Krueng Leubu, Kerahkan Dua Ekskavator Bantuan Kemendagri

0
KABAR BIREUEN, Gandapura-Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, meninjau langsung pekerjaan normalisasi Krueng Leubu di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Senin (26/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan...

Operasi Patuh Seulawah 2026 Digelar 26 Oktober hingga 8 November

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di Lapangan Mapolda Aceh, Senin,...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” di Lapangan Hijau 97...

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...