Rabu, 11 Februari 2026

Ditanam di Sela Pohon Pinang, Ladang Ganja Seluas Empat Hektare Dimusnahkan TNI Korem Lilawangsa di Perbukitan Aceh Utara

KABAR BIREUEN, Aceh Utara – Personel TNI dari Korem 011/Lilawangsa bersama tim gabungan dari BNN, Polres, dan Kodim 0103/Aceh Utara berhasil menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas empat hektare lebih di kawasan perbukitan Gampong Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (26/5/2025).

Ladang-ladang tersebut tersebar di dua dusun dalam Gampong Teupin Reusep, yakni Alue Ie Seuke dan Alue Garot. Tanaman memabukkan itu ditemukan di lokasi-lokasi tersembunyi yang sulit dijangkau.

Tim harus menempuh perjalanan sejauh lima kilometer melewati jalan setapak yang curam selama dua jam untuk sampai ke lokasi ladang ganja. Saat ditemukan, ribuan batang ganja dengan tinggi bervariasi, dari bibit hingga yang siap panen dengan tinggi mencapai dua meter lebih, langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar.

“Tanaman ganja ini sengaja ditanam di sela-sela pohon pinang untuk mengelabui pemantauan dari udara menggunakan drone. Tapi setelah ditelusuri, tetap berhasil kami temukan,” ungkap Kasi Intel Korem 011/Lilawangsa, Mayor Inf Jahrul Fahmi, yang mewakili Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran.

Mayor Jahrul menjelaskan, penemuan kali ini merupakan hasil pengembangan dari temuan ladang ganja sebelumnya. Pada Rabu (21/5), tim juga menemukan satu hektar ladang ganja berisi sekitar 1.400 batang, dengan berat basah mencapai 700 kilogram.

Dari informasi tersebut, dilakukan penelusuran lebih lanjut hingga akhirnya pada Sabtu (24/5), tim kembali menemukan empat titik ladang tambahan dengan total luas sekitar tiga hektar dan hasil panen basah diperkirakan mencapai 1,8 ton.

Sayangnya, pelaku atau pemilik ladang belum berhasil diamankan. Namun, tim terus melakukan pengembangan dan memperkirakan masih ada ladang ganja lain yang tersembunyi lebih dalam di wilayah perbukitan.

“Tanah di sana memang subur, dengan aliran air dari pegunungan di tiap lereng. Tapi, sayang jika disalahgunakan. Kami mengimbau masyarakat untuk menanam tanaman produktif dan bernilai ekonomi yang sah, seperti sayur-sayuran atau palawija,” ujar Jahrul Fahmi.

Dia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah dalam memerangi peredaran narkoba. Terlebih, menurutnya, penanaman ganja secara tersembunyi ini menjadi ancaman serius yang bisa merusak generasi muda.

“Berkaitan dengan ini, mengapa pemerintah mencanangkan pembentukan 50 Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia, salah satunya di Aceh, adalah upaya konkret TNI bersama pemerintah daerah untuk membina masyarakat agar tidak tersesat pada aktivitas ilegal. Tujuannya membangun kesadaran dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Jahrul.

Aksi pemusnahan ganja tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Intel Korem 011/Lilawangsa, Kapten Kav Fredi Bastanta Karo-karo. Ribuan batang ganja dicabut dari ladang, dikumpulkan di beberapa titik, lalu dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar. Operasi ini menjadi bagian dari komitmen TNI dan aparat terkait dalam menjaga Aceh dari peredaran narkotika dan menyelamatkan masa depan generasi muda. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kunjungi SMPN 1 Bireuen, Ketua TIM Jakarta Muslim Armas Serahkan Bantuan Perlengkapan Salat untuk...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Umum Taman Iskandar Muda, Ir. H. Muslim Armas, menyerahkan bantuan berupa seperangkat perlengkapan salat untuk Musala Miftahul Jannah SMP...

Jelang Ramadhan, HRD Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Bencana di Dapil Aceh II

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Menjelang bulan suci Ramadhan, Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ruslan M. Daud (HRD), menyerahkan bantuan kemanusiaan...

Rabithah Alawiyah Lhokseumawe Aceh Utara Bersihkan Sumur Warga Tedampak Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Banjir yang terjadi akibat meluapnya sejumlah aliran sungai di Kabupaten Bireuen pada akhir tahun 2025 lalu mengakibatkan rumah warga di beberapa kecamatan...

HRD Apresiasi Wartawan Bireuen Tetap Meliput Pascabanjir Meski Turut Terdampak

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Anggota Komisi V DPR RI H Ruslan M Daud (HRD) mengapresiasi dedikasi wartawan di Kabupaten Bireuen yang tetap meliput dan...

Huntara untuk Korban Banjir Bireuen Masih Bisa Diusulkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen masih bisa  mengusulkan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir. Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan...

KABAR POPULER

Dipicu Dugaan Tidak Transparansi Realisasi APBG, Enam Perangkat Gampong Cot Girek Mundur Serentak

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak enam perangkat Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, kompak mengundurkan diri secara serentak. Pengunduran diri ini dipicu dugaan kurangnya...

Respons Permintaan Gerakan Aliansi Masyarakat Bireuen, DPRK Siap Turun ke Lokasi Pengungsi Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – DPRK Bireuen berencana meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana dalam waktu dekat. Langkah ini diambil sebagai respons atas desakan Gerakan...

Huntara untuk Korban Banjir Bireuen Masih Bisa Diusulkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen masih bisa  mengusulkan hunian sementara (Huntara) bagi korban banjir. Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan...

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Jakarta, Muslim Armas Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa...

0
KABAR Bireuen, Peudada— Ketua Umum Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir. H. Muslim Armas, secara langsung menyerahkan bantuan berupa baju sekolah kepada siswa-siswi korban...

Mengenal Perjalanan Amsal Alfian, Putra Bireuen Calon Ketua Umum PB PII

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Sosok Dr (C) Amsal Alfian, S.E., M.E., semakin mencuri perhatian menjelang Muktamar Pelajar Islam Indonesia (PII), yang akan digelar 10-15 Februari di...