Selasa, 30 Juni 2026

Diskusi Publik Pemuda Partai Aceh Dalam Rangka Hari Ibu, Pakon Ureueng Inong Harus Meupolitik

KABAR BIREUEN-Ketua Fraksi Partai Aceh, Rusyidi Mukhtar S.Sos membuka secara resmi  diskusi publik dalam rangka memperingati  Hari Ibu ke-89 yang diselenggarakan Pemuda Partai Aceh (PPA), Minggu (24/12/2017) di aula salah satu hotel di Matangglumpangdua, Peusangan, Bireuen.

Diskusi publik tersebut menghadirkan pemateri Muazzinah Yacob B.Sc., MAP, akademisi, menyampaikan tema Pakon Ureueng Inong Harus Meupolitik.

Dalam paparan, Muazzinah antara lain menyampaikan Dana Desa selama ini digunakan untuk pembangunan fisik, jarang ada desa yang anggarankan dana itu untuk  beasiswa untuk anak-anak dan perempuan.

Perempuan harus tahu dan memahami politik, karena untuk kesehatan perempuan, untuk ibu hamil, anak-anak, perempuan yang lebih mengerti dan memahaminya.

“Kita berharap, anggota legislatif 30 persen perempuan, tak hanya sebagai calon legislatif saja, tapi harus jadi anggota dewan,” harapnya.

Ada stigma perempuan tidak boleh berpolitik. jangan memilih perempuan, padahal belum tentu perempuan tak punya kemampuan dan kapasitas. Bahkan lebih dari itu, juga ada yang menyebutkan,  perempuan tak boleh jadi pemimpin.

“Selain itu, kaum perempuan juga kadang tak mau memilih perempuan menjadi anggota dewan, mereka lebih memilih kaum lelaki. Bahkan, ada sebagian dari perempuan yang mempunyai sifat kueh (iri),” ungkapnya.

Perempuan terjun dalam politik, karena ada beberapa faktor, diantaranya faktor sosial, faktor keluarga, faktor Sumber Daya Manusia yang dimiliki serta faktor pendidikan.

“Perempuan jangan mau jika dalam partai hanya jadi pelengkap penderita, dipakai hanya karena cantik saja, untuk mencukupi kuota. Tapi perempuan yang terlibat partai politik harus mempunya sumber daya manusia yang mumpuni,” jelasnya.

Peran domestik, yaitu menjalankan pekerjaan rumah tangga, berkutat didapur, kasur dan sumur.

Selanjutnya, peran membantu  ekonomi keluarga dan peran sosial, dapam bermasyarakat, berkomunitas, seperti ikut arisan.

Rapat gampong, harus mengikutsertakan perempuan, jangan didiskriminasikan perempuan dalam pengambilan keputusan gampong.

Solusinya, pemerintah harus memberikan pendidian politik bagi perempuan di kecamatan. Selain itu, partai politik juga harus dan wajib memberikan pendidikan politik untuk perempuan.

“Yang terpenting, perempuan harus sadar diri sendiri, harus mampu belajar sendiri tentang politik,  mencari tahu tentang politik. Jadi keterlibatan perempuan di politik sangat penting, tak hanya sekedar memberi warna atau pelengkap pemderita semata,” pungkasnya.

Pemateri lainnya, Rusyidi Mukhtar dalam materinya pentingnya melek politik demi tercapainya hak perempuan, menyebutkan, banyak perempuan Aceh dulu yang hebat dan jadi pejuang.

Dia berharap, di masa kini, perempuan juga harus mampu tampil dan melakukan hal yang bermanfaat untuk masyarakat, termasuk dalam politik.

Pria yang akran disapa Ceulangiek  itu mengingatkan, bila ikut dalam politik harus mencapai tujuan, perempuan tak hanya ikut dalam kampanye saja, tapi harus hadir pada hari pemilihan untuk memilih calegnya, termasuk memilih caleg perempuan.

“Saya harapkan ada perempuan di parlemen pada tahun 2019, karena perempuan itu bisa membawa kesejukan. Saya harap ibu Muazzinah mewakili perempuan pada 2019 untuk DPRA,” harap  Ceulangiek itu.

Ketua Fraksi Partai Aceh itu mendukung penuh perempuan menjadi caleg dan anggota dewan.

Diskusi publik tersebut diikuti seratusan peserta, yang didominasi oleh perempuan dari sejumlah unsur parempuan Partai Aceh, mahasiswi, ormas, OKP dan LSM (Ihkwati).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

BSI Apresiasi Penempatan Saldo Anggaran Lebih, Perkuat Pembiayaan Produktif untuk Dorong Ekonomi Rakyat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mengapresiasi kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dalam penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Lantik 173 Pejabat, Bupati Bireuen Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan, Kalau Ketahuan Dicopot

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Jumat (26/6/2026) sore di...

Tenggelam Saat Mencari Tiram di Tambak Gampong Alue Kuta, Bocah Enam Tahun Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Jangka–Seorang anak laki-laki berusia enam tahun, Muhammad Altaf, warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, meninggal dunia setelah tenggelam tambak ikan...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...