Minggu, 18 Januari 2026

Dijemput ke Rumah, Dua Bocah Penderita Radang Kulit Kronis Ini Jalani Pengobatan di RSUD dr Fauziah Bireuen

KABAR BIREUEN – Radiansyah (11) dan Wulan Zaskia (5), dua kakak beradik penderita radang kulit kronis, sudah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan di RSUD dr Fauziah bireuen, Senin (20/11/2017) sekitar pukul 09.30 WIB.

Mereka dijemput salah seorang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kutablang, drh. Murdani, bersama Kamila, pekerja sosial (peksos) dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupatan Bireuen di kediaman kedua bocah tersebut, Desa Geulanggang Meunjee, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Dengan ditemani ibu mereka, Syarimah Hasan (50), kedua bocah itu dibawa ke RSUD dr Fauziah Bireuen dengan menggunakan mobil ambulance Puskesmas Kutablang.

“Sedangkan ayah mereka, Ridwan Dahlan (65), pergi sendiri dengan sepeda motor. Sebab, dia harus singgah dulu untuk mengambil bantuan dana dari Baitul Mal Bireuen. Segala keperluan administrasi untuk itu, telah kami urus sebelumnya,” jelas Murdani kepada Kabar Bireuen yang menghubunginya via telepon seluler.

Menurut pria yang akrab disapa Dani Geulanggang ini, saat dibawa tadi, Radiansyah dan Wulan Zaskia masih dirawat di ruang IGD RSUD dr Fauziah Bireuen. Sebab, dokter spesialis kulit yang menangani kedua bocah tersebut, dr. Malahayati, Sp.KK, sedang mengikuti upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen.

“Kalau dokter Malahayati sudah balik ke rumah sakit, mungkin mereka akan dipindahkan ke ruang kulit untuk menjalani rawat inap,” sebut Dani Geulanggang.

Dia mengaku tidak tahu berapa lama mereka dirawat inap di RSUD dr Fauziah. Kalau menurut rencana semula, kedua bocah itu hanya sehari semalam dirawat inap di rumah sakit tersebut. Setelah itu keesokan harinya, mereka langsung dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

“Tapi, sekarang saya tak tahu juga berapa lamanya nanti dirawat di sini, karena itu sudah wewenang dokter yang menanganinya,” jelas Dani.

Sebagaimana telah diberitakan Kabar Bireuen sebelumnya, Radiansyah dan Wulan Zaskia, sudah menderita radang kulit kronis sejak lahir. Kini, kondisinya semakin parah dan sangat mengibakan.

Mereka tidak bisa tidur, baik malam maupun siang. Sebab, kulit kedua bocah dari keluarga miskin tersebut didera gatal-gatal yang sangat menyiksa. Bahkan, kulit kedua kakak beradik ini sampai terluka parah dan melepuh, persis seperti orang mengalami luka bakar. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...