Digelar, Sosialisasi Peran Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam Pelanggaran Pemilu Tahun 2024

KABAR BIREUEN-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bireuen menggelar sosialisasi penanganan pelanggaran pemilu “Peran Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan dalam pelanggaran pemilu tahun 2024”

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula lantai 3 Hotel Fajar, Minggu (27/11/2022) sore.

Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bireuen, Desi Safnita dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan ini digelar dalam rangka pencegahan pelanggaran pemilu yang sangat mungkin terjadi dalam tahapan dan pemilu 2024.

Ada 11 tahapan pemilu 2024 yang akan dilalui. Saat ini memasuki tahapan verifikasi peserta pemilu.

“Sosialisasi ini untuk mengedukasi  masyarakat untuk mencegah terjadinya pelanggaran pada  Pemilu 2024. Sehingga diharapkan pemilu dapat berjalan dengan aman dan lancar,” sebutnya.

Dikatakan Desi, media berperan penting dalam menyampaikan informasi yang benar terkait dengan penyelenggaraan pemilu Tahun 2024 khususnya di Kabupaten Bireuen.

Kanit Pidum Reskrim Polres Bireuen, Bripka Redi Kusneri, dalam paparannya menyebutkan, proses penyidikan pelanggaran pemilu ada sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Dia berharaap, bila da laporan pelanggaran pemilu, maka harus dilengkapi identitas pelapor, pihak terlapor, tak melebihi ketentuan tujuh hari, tempat peristiwa, saksi dan barang bukti.

“Kebiasaan yang saya alami, saksi malas berurusan dengan hukum, sudah dihubungi, tapi tak mau datang, dengan berbagai alasan, diantara takut. Ada saksi yang tiba-tiba gak ada kabar dan tak diketahui keberadaan, sementara waktu cuma tujuh hari untuk penyelesaian laporan pelanggaran,” katanya.

Redi Kusnairi juga menyinggung terkait barang bukti yang sudah berubah.

“Misalnya, pemberian uang Rp 100 ribu kepada ibu-ibu. Meteka kemudian belanja, pada saat diperiksa alat bukti sudah berubah dan bertukar jadi pecahan Rp 50 ribu dua lembar,” ungkapnya.

Sehingga kemudian dihentikan prosesnya karena tidak memenuhi syarat formil dan materiil.

Menurut dia, potensi tindak pidana  pemilu berupa, black campaign, penganiayaan, korupsi, pencurian, pengrusakan mobil, perkelahian antar pendukung.

“Ada pelanggaran yang masuk dalam tindak pidana umum, meski perkelahian atau penganiayaan terjadi saat pemilu,” jelasnya.

Dia menyebutkan, perbedaan pilihan dan dukungan hal wajar, jangan sampai jadi permasalahan antar keluarga, teman dan masyarakat.

Politik harus dikelola dengan baik, hubungan keluarga tidak boleh terpecah, hubungan pertemanan tak boleh terpecahkan karena pemilu.

Pemateri selanjutnya, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Bireuen, Maulijar, SHi.SH, MH. (Ihkwati).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Penolakan Hasil Musyawarah Almuslim X Meluas, Imum Mukim Lamkuta Minta Legalitas Ditinjau Ulang: Yayasan...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Penolakan terhadap hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan terus meluas. Kali ini, Imum Mukim Lamkuta, Kecamatan Jangka, H....

BSI Pecahkan Rekor MURI Pembukaan Rekening Emas oleh Sivitas Akademika Terbanyak

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya investasi emas di kalangan...

Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan, Keuchik Pulo Blang Desak Transparansi Pengelolaan Aset...

0
KABAR BIREUEN, Jangka – Keuchik Pulo Blang, Kecamatan Jangka, Baihaqi, S.Pd., menolak keras hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan yang menetapkan kepengurusan...

Perkuat Literasi Penghulu, APRI Aceh Gelar Webinar Penulisan Feature Secara Virtual

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar Webinar Penulisan Feature bagi penghulu untuk memperkuat Literasi Kepenghuluan...

Diapresiasi Bupati Mukhlis, KKP dan Pemerintah Aceh Bantu Pembangunan 256 Rumah Perebusan Garam untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb-Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Pemerintah Aceh atas dukungan bantuan pembangunan 256 unit rumah...

KABAR POPULER

Hasil Musyawarah Almuslim X Dipersoalkan, Keuchik Pante Gajah Soroti Dugaan Pelanggaran AD/ART

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Keuchik Pante Gajah, Kecamatan Peusangan, Fatlar Ruhadi, menyatakan menolak hasil Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Universitas...

Hak Suara Diabaikan, Keuchik Alue Buya Pasie Tolak Hasil Mubes X Yayasan Almuslim Peusangan:...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Alue Buya Pasie, Kecamatan Jangka, M. Diah, S.T., secara tegas menolak hasil Musyawarah Besar (Mubes) X Yayasan Almuslim Peusangan...

Diapresiasi Bupati Mukhlis, KKP dan Pemerintah Aceh Bantu Pembangunan 256 Rumah Perebusan Garam untuk...

0
KABAR BIREUEN, Jeunieb-Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengapresiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Pemerintah Aceh atas dukungan bantuan pembangunan 256 unit rumah...

Kembali Jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Ceulangiek Ajak Masyarakat Bersatu Majukan Pendidikan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kembali jadi Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026–2031. Anggota DPRA itu terpilih...

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Kemendagri Bantu Tiga Pompa Portable untuk Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit mesin pompa portable dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan...