Rabu, 17 Juni 2026

Dewan Minta Pemkab Bireuen Sikapi Pembangunan Toko di Lahan PT KAI

KABAR BIREUEN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mempertanyakan pemanfaatan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) oleh pihak ketiga, H. Jamaluddin A. Gani, di Jalan T. Hamzah Bendahara, Bireuen.

Seharusnya, lahan itu memberi income (pemasukan) bagi daerah, tak hanya untuk kepentingan pribadi saja.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Teknologi) DPRK Bireuen, Dahlan ZA yang didampingi Koordinator Komisi D dan juga Wakil Ketua DPRK Bireuen Drs Muhammad Arif, dalam jumpa pers dengan wartawan, Kamis (27/9/2018) di kantor dewan setempat.

Dikatakan pria yang akrab disapa Abu Dahlan itu, meski sudah ada kontrak antara pihak ketiga dengan PT KAI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen harus proaktif, supaya lahan tersebut juga memberikan pemasukan untuk daerah dan tanpa merugikan pihak ketiga tersebut.

“Kita harap daerah mempunyai pemasukkan dengan pemanfaatan lahan itu, namun tetap tak merugikan pihak ketiga yang memang sudah terikat kontrak terlebih dahulu dengan PT KAI. Karena itu kami beberapa kami telah meminta pihak eksekutif dan dinas terkait, agar melobi kembali pemanfaatan lahan itu ke pihak PT KAI di pusat,” harapnya.

Terkait akan dibangunnya toko oleh pihak ketiga di lahan tersebut, sepengetahuan Abu Dahlan, pihak ketiga itu memang mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sudah dikeluarkan beberapa tahun lalu.

“Apakah IMB itu masih berlaku sampai sekarang atau sudah kadaluarsa, kita akan cek kembali hal tersebut,” katanya.

Diungkapkan Abu Dahlan, dalam berbagai kesempatan, dewan selalu mempertanyakan hal itu saat menggelar rapat dengan eksekutif, baik dalam paripurna pemandangan fraksi-fraksi atau pada kesempatan lainnya.

Namun, sebutnya, tak ada tanggapan apapun dari Pemkab Bireuen terkait saran dan masukan dewan tersebut. Seharusnya, kata dia, Pemkab Bireuen harus menyikapi persoalan ini.

Sementara itu, Drs Muhammad Arif mengharapkan Pemkab Bireuen jika akan melakukan pembangunan dimanapun, maka harus ada perencanaan matang. Jangan sampai ada yang dirugikan atau tak ada pemasukan apa-apa untuk daerah.

“Setiap pembangunan itu harus direncanakan dengan baik. Jangan sampai merugikan siapapun. Perlu juga dikaji kembali, apakah memang layak dibangun toko atau bangunan di lokasi tersebut, yang merupakan salah satu pusat kota,” papar Muhammad Arif. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026,...

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...

UNIKI Gelar Student Global Preneur Academy di Lhokseumawe, Bekali Mahasiswa Literasi Keimigrasian dan Jiwa...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) terus memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi tantangan global melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk...

Peringati Tahun Baru Islam 1448 H, Wabup Bireuen Serukan Semangat Hijrah dan Muhasabah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar zikir bersama dan tausiah dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah/2026 Masehi di...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

KABAR POPULER

Kasatgas PRR: Penyintas Jangan Terlalu Lama dalam Kesulitan, Sudah Tujuh Bulan Mereka Susah

0
KABAR BIREUEN, Jakarta- Percepatan pelaksanaan program pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus didorong Satuan Tugas...

Empat Dosen UNIKI Lolos Inspiring Lecturer Program 2026 Paragon, Buka Peluang Riset dan Inovasi...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos seleksi Inspiring Lecturer Program (ILP) 2026,...

Terjunkan 445 Petugas, Pemkab Bireuen dan BPS Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) setempat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26), dengan menerjunkan sebanyak...

Dikunjungi Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia, Pabrik Kelapa di Bireuen

0
KABAR BIREUEN -  Direktur Tanaman Semusim dan Rempah, Direktorat Jenderal Perkebunan Republik Indonesia Dr, Ir. Agus Wahyudi, MM serta rombongan berkunjung ke pabrik berbahan...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...