Kamis, 14 Mei 2026

Dewan Minta Pemkab Bireuen Sikapi Pembangunan Toko di Lahan PT KAI

KABAR BIREUEN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen mempertanyakan pemanfaatan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) oleh pihak ketiga, H. Jamaluddin A. Gani, di Jalan T. Hamzah Bendahara, Bireuen.

Seharusnya, lahan itu memberi income (pemasukan) bagi daerah, tak hanya untuk kepentingan pribadi saja.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Teknologi) DPRK Bireuen, Dahlan ZA yang didampingi Koordinator Komisi D dan juga Wakil Ketua DPRK Bireuen Drs Muhammad Arif, dalam jumpa pers dengan wartawan, Kamis (27/9/2018) di kantor dewan setempat.

Dikatakan pria yang akrab disapa Abu Dahlan itu, meski sudah ada kontrak antara pihak ketiga dengan PT KAI, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen harus proaktif, supaya lahan tersebut juga memberikan pemasukan untuk daerah dan tanpa merugikan pihak ketiga tersebut.

“Kita harap daerah mempunyai pemasukkan dengan pemanfaatan lahan itu, namun tetap tak merugikan pihak ketiga yang memang sudah terikat kontrak terlebih dahulu dengan PT KAI. Karena itu kami beberapa kami telah meminta pihak eksekutif dan dinas terkait, agar melobi kembali pemanfaatan lahan itu ke pihak PT KAI di pusat,” harapnya.

Terkait akan dibangunnya toko oleh pihak ketiga di lahan tersebut, sepengetahuan Abu Dahlan, pihak ketiga itu memang mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang sudah dikeluarkan beberapa tahun lalu.

“Apakah IMB itu masih berlaku sampai sekarang atau sudah kadaluarsa, kita akan cek kembali hal tersebut,” katanya.

Diungkapkan Abu Dahlan, dalam berbagai kesempatan, dewan selalu mempertanyakan hal itu saat menggelar rapat dengan eksekutif, baik dalam paripurna pemandangan fraksi-fraksi atau pada kesempatan lainnya.

Namun, sebutnya, tak ada tanggapan apapun dari Pemkab Bireuen terkait saran dan masukan dewan tersebut. Seharusnya, kata dia, Pemkab Bireuen harus menyikapi persoalan ini.

Sementara itu, Drs Muhammad Arif mengharapkan Pemkab Bireuen jika akan melakukan pembangunan dimanapun, maka harus ada perencanaan matang. Jangan sampai ada yang dirugikan atau tak ada pemasukan apa-apa untuk daerah.

“Setiap pembangunan itu harus direncanakan dengan baik. Jangan sampai merugikan siapapun. Perlu juga dikaji kembali, apakah memang layak dibangun toko atau bangunan di lokasi tersebut, yang merupakan salah satu pusat kota,” papar Muhammad Arif. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - PT Bank Aceh Syariah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dan internasional dengan masuk dalam daftar World’s Best Banks...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

KABAR POPULER

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...

Dukung Penguatan Infrastruktur Pelayanan Keagamaan, Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Pembangunan Gedung Layanan Haji

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi menyerahkan hibah tanah kepada Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Aceh yang diperuntukkan...

Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Kloter BTJ 08 Embarkasi Aceh, Ini Pesan Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh- Bupati Bireuen, Ir. H Mukhlis, ST, secara resmi melepas keberangkatan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kelompok Terbang...