Kamis, 22 Januari 2026

Derita Kanker Hati, Bocah Lima Tahun Ini Butuh Biaya Berobat ke Jakarta Rp 1 Miliar Lebih

KABAR BIREUEN – Bocah berumur lima tahun itu diketahui mengidap kanker hati (Hepatoblastoma) setahun lalu, ketika dia berusia empat tahun. Sejak saat itu, Muhammad Arief Billah, telah dibawa berobat ke mana-mana.

Putra pasangan Ahmadallah (35) dan Sakdiah (30) itu, sudah dibawa berobat ke rumah sakit maupun ke pengobatan tradisional. Namun, kondisinya belum juga sembuh atau membaik.

Sakdiah yang ditemui wartawan di kediamannya, Desa Lakmana, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Minggu (12/11/2017), menyebutkan, kemarin dari hidung anaknya itu sempat keluar darah. Perutnya terus membesar, kakinya bengkak tidak bisa jalan lagi, mata tambah kuning, dan rambutnya sudah rontok.

Dia bersama suaminya sudah tidak sanggup lagi membawa Muhammad Arief berobat ke rumah sakit, karena terkendala biaya. “Suami saya hanya bekerja sebagai tukang buat perahu. Dengan penghasilannya yang tak menentu, tentu saja sangat berat beban kami untuk membiayai pengobatan anak kami ini,” kisahnya pilu.

Dikatakannya, Muhammad Arif dibawa berobat kemanapun, agar sembuh sewaktu dia dan suaminya masih memiliki uang. Hanya saja, beberapa bulan ini mereka sudah tidak memiliki uang lagi untuk membawa buah hatinya itu ke rumah sakit.

“Sebulan yang lalu, Muhammad Arief sempat menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Tapi, kondisinya belum juga membaik. Dokter justru menyarankan supaya penyakit putra kami ini ditangani di rumah sakit di Jakarta,” ungkap Sakdiah.

Tentu saja hal itu membuat dia dan suaminya harus memikirkan dari mana biaya yang diperoleh untuk membawa Muhammad Arief berobat ke Jakarta. Sementara dari pihak rumah sakit dan pemerintah belum ada bantuan biaya untuk dirujuk berobat ke Jakarta.

“Berdasarkan hasil perhitungan dokter di RSUZA Banda Aceh, untuk mengobati penyakit kanker hati, dibutuhkan biaya mencapai Rp 1 miliar lebih,” katanya.

Karena itulah, dia sangat berharap dermawan, masyarakat atau pihak-pihak terkait lainnya, terketuk hati membantu biaya pengobatan penyakit kanker hati yang diderita anaknya itu. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...

Berjalan Kaki Puluhan Kilometer, Mahasiswa UNIKI Hadirkan Pendidikan dan Trauma Healing ke Pelosok Aceh...

0
KABAR BIREUEN, Aceh Tengah - Mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen menunjukkan dedikasi luar biasa dengan menembus medan ekstrem demi menghadirkan pendidikan bagi...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

KABAR POPULER

Diduga Korupsi Dana Operasional Rp1,1 Miliar, Bendahara DPMGP-KB Bireuen Ditahan Kejaksaan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen menahan AM, Bendahara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Kabupaten Bireuen. Penetapan...

Didampingi HRD, Menteri PU Groundbreaking Pembangunan Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan permanen Jembatan Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen,...

Analisis Kebijakan Bupati Bireuen dalam Pembangunan Hunian Tetap

0
Oleh: M. Zubair ASN Pemkab Bireuen, Warga di Daerah Terdampak Banjir BENCANA alam berupa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen tidak hanya menyisakan kerusakan...

Harga Emas di Bireuen Hari Ini Tembus Rp7,7 Juta per Mayam

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Harga emas dengan satuan per mayam hari ini, Kamis (22/1/2026) tembus Rp7.700.000. Harga tersebut terus merangkak naik dalam satu bulan terakhir...

Donorkan Darah Capai 59 Kali, Warek III UNIKI Terima Penghargaan Kemanusiaan dari Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dedikasi tanpa henti dalam aksi kemanusiaan mengantarkan Wakil Rektor III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Dr. H. Kamaruddin, S.Pd., M.M.,...