KABAR BIREUEN – Sebanyak 30 calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Bireuen mengikuti tes wawancara di gedung dewan setempat selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (22-24/5/2018).
Tiap hari dites sebanyak 10 orang, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Tes tersebut dibagi dalam tiga tahapan, yaitu tes wawancara oleh Tim Independen Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota KIP Bireuen, tes uji kemanpuan baca Quran oleh penguji khusus serta tes psikologi oleh psikolog.
Pantauan Kabar Bireuen, Selasa (22/5/2018) pagi, sebanyak 10 orang siap mengikuti tes wawancara tersebut. Mereka dipanggil seorang demi seorang ke dalam ruangan, sesuai nomor urut masing-masing. Dimulai dari tes uji kemampuan baca Quran, tes wawancara dan terakhir tes psikologi.
Untuk tes wawancara dan tes uji kemampuan baca Quran, dilaksanakan di ruang rapat DPRK Bireuen lantai tiga. Sedangkan tes psikologi di ruang Banmus lantai dasar.
Terkait hal tersebut, belum diperoleh keterangan dari Ketua Tim Independen Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota KIP Bireuen, Rahmad, S.Sos., M.AP. Sebab, yang bersangkutan sedang sibuk dan terlibat langsung dalam tim, untuk mewawancarai para peserta hingga sore hari.
Namun, berdasarkan informasi yang didapat Kabar Bireuen, tes tersebut merupakan tahapan terakhir yang menjadi kewenangan tim independen itu dalam bertugas menjaring dan menyaring calon anggota KIP Bireuen. Selanjutnya, 15 nama yang lulus dalam tes tersebut, diserahkan ke Komisi A DPRK Bireuen untuk diuji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Terakhir, berdasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan itu, Komisi A DPRK Bireuen memilih dan menetapkan lima orang yang berhak menjadi anggota KIP Bireuen periode 2018-2023. Selain itu, dua orang dinyatakan sebagai cadangan. (Suryadi)












