Jumat, 16 Januari 2026

Bersama Forkopimda, Bupati Bireuen Tanam Jagung Serentak di Lahan Perhutanan Sosial

KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST bersama Forkopimda melakukan penanaman simbolis program Penanaman Jagung Serentak Kuartal III dan Penanaman Jagung di Lahan Perhutanan Sosial di Gampong Paya Cut, Kecamatan Juli, Rabu (9/7/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan Polres Bireuen ini, dihadiri Dandim 0111, Letkol Arh Luthfi, Kajari, Munawal Hadi, SH MH, Kapolres AKBP Tuschad Cipta Herdani, SIK, anggota DPRK, Sufyannur, dari Pengadilan Negeri Bireuen, Plt Kadis LHK, Fadhli Abdullah, Sekretaris Dinas Pertanian, Dedi Suheri, Camat Juli, Doli Mardian dan PJU Polres Bireuen.

Sebelum dilaksanakan penanaman secara simbolis, Bupati Bireuen bersama Forkopimda mengikuti seremonial yang dilaksanakan Kapolri Jenderal Listyo Prabowo Sigit dan dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni melalui virtual di layar TV LCD yang dipasang di mobil layanan Sat Bimas Polres Bireuen dihadirkan ke lokasi kegiatan.

Bupati Bireuen bersama Forkopimda mengikuti seremonial penanaman jagung serentak yang dilaksanakan Kapolri melalui daring. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Penanaman serentak oleh Kapolri bersama Menteri dan Ketua Komisi IV DPR itu dilakukan di wilayah Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah.

Kepada wartawan, Bupati Bireuen, Mukhlis, mengatakan, Pemkab Bireuen sangat mendukung asta cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Hari ini kita mulai tanam jagung seluas dua hektar di lahan warga Paya Cut bersama Polres Bireuen. Untuk komoditas jagung pendampingannya Polisi dan padi bidangnya TNI. Kita berharap di Bireuen bisa mencapai swasembada pangan, baik komoditas padi maupun jagung,” sebut Bupati Bireuen.

Bupati didampingi Dandim, Kapolres dan Kajari Bireuen memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Menurut Bupati Mukhlis, Kabupaten Bireuen sebenarnya sudah dikenal dengan sentra produksi jagung dan kedelai. Usaha penanaman jagung seperti ini sudah lama dilakukan masyarakat, baik di lahan sawah maupun di kebun kelapa yang jarak tanamnya jauh, sehingga tidak perlu ditebang pohon kelapa.

Ia mengajak masyarakat Bireuen untuk mendukung swasembada pangan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong.

“Masih banyak lahan kosong di Kabupaten Bireuen dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung,” pungkasnya. (Rizanur/Kbr)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...