Belum Terisi Semua Perangkat SKPK, Roda Pemerintahan Bireuen Macet

KABAR BIREUEN-Meskipun APBK Bireuen Tahun Anggaran 2020 telah disahkan pada November 2019, namun program yang mendapat persetujuan dua pihak, eksekutif dan legislatif belum dapat dilaksanakan. Bahkan kegiatan rutin pada sejumlah SKPK pun terjadi macet.

Informasi yang dihimpun Kabar Bireuen dari berbagai sumber menyebutkan, macetnya roda Pemerintahan Kabupaten Bireuen disebabkan belum terisi perangkat organisasi pada SKPK baru dan SKPK yang terjadi perubahan nomenklatur.

“Kalau yang dilantik hanya kadis dan sekretaris dinas saja, sementara jabatan di bawahnya, seperti kabid, kasubag dan kasi tidak dilantik, pasti tidak dapat berjalan juga, karena nomenklatur dinas sudah berubah. Bahkan ada bidang yang digabungkan ke dinas baru,” kata sumber itu.

Di SKPK lainnya juga menyebut hal yang sama. Kata dia, untuk menggerakkan roda organisasi yang dipimpinnya terpaksa mengeluarkan dana pribadi.

“Sudah tiga bulan ini untuk membiayai kegiatan rutin seperti rekening listrik dan air, okelah. Tapi selanjutnya, kalau masih berlarut larut seperti sekarang ini, tak sanggup kami tanggulangi lagi,” ujar dia.

Tentang macetnya pelayanan di sejumlah SKPK ditanggapi serius oleh Ketua Komisi III DPRK Bireuen, Teuku Muhammad Mubaraq.

Politikus Partai Golkar yang dihubungi Kabar Bireuen, Minggu (22/3/2020) mengatakan, roda Pemerintahan Bireuen tidak boleh macet, karena masyarakat mengharapkan pelayanan maksimal, apalagi saat ini sedang dilanda wabah corona.

“Kami dewan sudah bekerja siang malam membahas anggaran dan anggaran 2020 sudah disahkan DPR pada bulan november 2019. Jadi untuk apa juga anggaran disahkan tepat waktu,” ujar Teuku Muhammad Mubaraq.

Diingatkan oleh pria yang akrab disapa Dek Bar ini, eksekutif selaku pengelola anggaran agar bekerja serius, sehingga anggaran yang telah disahkan itu dapat dinikmati masyarakat.

Seharusnya, tambah Dek Bar, Plt Bupati Bireuen dalam melakukan pelantikan pejabat eselon II dan III pada Februari lalu, tidak ada lagi posisi jabatan yang kosong.

“Semestinya dilakukan pelantikan atau pengukuhan sekaligus agar kerja di SKPK maksimal. Tidak seperti sekarang ini, saya dengar untuk membayar tunjangan pegawai saja tidak bisa karena terkendala belum adanya penanggung jawab,” imbuhnya.

Pemkab Bireuen sejak 19-29 Maret 2020 melakukan evaluasi kinerja pejabat eselon III dan IV. Namun ada yang menilai, hal tidak lazim ini seharusnya bukan sekarang dilakukan, mengingat Tahun Anggaran 2020 akan melewati triwulan I.

Ada yang menduga, evaluasi kinerja pejabat eselon III dan IV untuk menggeser orang-orang tertentu pada sejumlah jabatan basah. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Tegaskan Penanganan Pascabencana Dilakukan Bertahap, Tak Ada yang Dianaktirikan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Akhir-akhir ini muncul narasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang digawangi oleh H. Mukhlis-Razuardi, pilih kasih dalam melakukan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda...

Bupati Bireuen Tinjau Normalisasi Krueng Leubu, Kerahkan Dua Ekskavator Bantuan Kemendagri

0
KABAR BIREUEN, Gandapura-Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, meninjau langsung pekerjaan normalisasi Krueng Leubu di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Senin (26/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan...

Operasi Patuh Seulawah 2026 Digelar 26 Oktober hingga 8 November

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di Lapangan Mapolda Aceh, Senin,...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” di Lapangan Hijau 97...

KABAR POPULER

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Pemkab Bireuen Tegaskan Penanganan Pascabencana Dilakukan Bertahap, Tak Ada yang Dianaktirikan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Akhir-akhir ini muncul narasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang digawangi oleh H. Mukhlis-Razuardi, pilih kasih dalam melakukan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda...

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” di Lapangan Hijau 97...

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...