KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan yang beredar di media massa dan media sosial tersebut, dipastikan tidak benar dan masuk dalam kategori informasi bohong atau hoaks.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bireuen, Doli Mardian, SE, menegaskan, seluruh logistik bantuan yang tersimpan di gudang BPBD bersifat dinamis dan terus keluar-masuk untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor.
“Isu yang berkembang di media massa dan platform media sosial tersebut, dipastikan sebagai informasi tidak benar (hoaks),” ujar Doli Mardian saat konferensi pers dengan wartawan di Meuligoe Bireuen, Selasa (13/1/2026) malam.
Dijelaskannya, volume barang bantuan di gudang BPBD memang terlihat cukup banyak karena setiap hari pihaknya menerima distribusi bantuan dari berbagai donatur, termasuk dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, seluruh bantuan tersebut tetap disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Tidak ada penimbunan. Barang-barang tersebut keluar-masuk secara dinamis untuk disalurkan ke posko-posko pengungsian berdasarkan permintaan resmi dari camat sesuai kondisi dan kebutuhan wilayah terdampak,” sebutnya.
BACA JUGA: Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi
Menanggapi sorotan publik terkait masih tersimpannya peralatan kerja seperti cangkul dan gerobak sorong di gudang BPBD, Doli menyebutkan, peralatan tersebut baru diterima pada akhir pekan lalu. Peralatan itu disiapkan untuk mendukung kegiatan pembersihan lingkungan pascabanjir.
“Peralatan tersebut akan disalurkan kepada warga maupun petugas yang membutuhkan sarana pembersihan di lokasi terdampak banjir. Sebelumnya juga telah banyak disalurkan. Selama ini banyak yang minta, terrmasuk para relawan, tetap kami kasih. Tidak ada yang kami tahan atau persulit untuk memperolehnya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Doli Mardian yang didampingi Plt Sekda Bireuen, Hanafiah, menegaskan, Pemkab Bireuen tetap fokus pada kerja-kerja kemanusiaan dan tidak akan terpengaruh oleh upaya disinformasi yang dapat memperkeruh suasana di tengah proses pemulihan bencana.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah Kabupaten Bireuen terus bekerja secara transparan dan maksimal dalam menangani seluruh dampak banjir demi kepentingan masyarakat luas,” demikian penjelasan Doli Mardian. (Suryadi)












