KABAR BIREUEN – Anggota Komisi VII DPR-RI Fraksi PPP Dapil Aceh-2, Drs. H. Anwar Idris telah menempatkan Dana Pokok Pikiran (Pokir) tahun anggaran 2024 untuk perbaikan Jalan Keudee Matangglumpangdua – Keudee Jangka, Kabupaten Bireuen.
Jalan sepanjang 7.600 meter atau 7,6 km yang diaspal hotmix tahun 2002 silam itu, di beberapa ruas rusak parah bagian permukaan dan di sejumlah titik berlubang, menyulitkan dilintasi kenderaan.
Anggota DPR RI Fraksi PPP, Anwar Idris pada Senin (8/1/2024) telah turun ke daerah itu untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut.
Kepada Kabar Bireuen, Anwar Idris mengatakan, jalan Keudee Matangglumpangdua – Keudee Jangka yang menghubungkan Kecamatan Peusangan – Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, akan diperbaiki dalam waktu dekat.
“Anggarannya sudah tersedia tahun ini melalui Pokir saya. Setelah dilakukan survei dan perencanaan segera dikerjakan,” ujar politikus senior yang sudah 25 tahun menjadi anggota legislatif.

Menurut Anwar Idris, jalan kabupaten itu tidak bisa dibiarkan lagi hancur seperti sekarang ini, karena bisa mengganggu arus lalulintas warga daerah itu.
“Jalan ini dulu diaspal hotmix ketika saya masih di DPRK Bireuen. Saya yang usul dulu. Sekarang saya sudah ke mana – mana. Sudah di DPR Aceh dan di DPR RI dua periode. Tentu jalan ini rusakkan. Sekarang saya tempatkan dana Pokir untuk memperbaiki. Insya Allah, bisa dikerjakan dalam waktu dekat,” sebutnya.
Anwar Idris juga menyebutkan, walau dirinya bukan dari Komisi yang membidangi infrastruktur, tetapi terpanggil mengalokasi dana membangun kembali jalan itu setelah mendengar keluhan warga.
Kadis PUPR Kabupaten Bireuen, Fadhli Amir yang ditanyai wartawan, saat mendampingi Anggota DPR RI Anwar Idris mengatakan, untuk membangun kembali jalan dari Keudee Matangglumpangdua – Keudee Jangka telah tersedia anggaran (Dana Alokasi Khusus) dari Pokir Anwar Idris sebesar Rp3,9 miliar.
Ditanya kapan dimulai perbaikan jalan tersebut, kata Kadis PUPR Fadhli Amir akan dikerjakan dalam waktu tidak lama lagi. “Mungkin februari ini akan dikerjakan,” pungkasnya. (Rizanur)












