Minggu, 5 Juli 2026

Anggota DPRA Ayah Wa: Kondisi Aceh Utara Memprihatinkan

KABAR BIREUEN — Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ismail A Jalil alias Ayah Wa merasa prihatin dengan kondisi pembangunan Aceh Utara, baik di sektor ekonomi, pembangunan, infrastruktur maupun pendidikan.

“Pemerintah Aceh Utara, harus melakukan lobi ke Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat, untuk mempercepat sektor pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan pendidikan,” demikian kata Ayah Wa, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, berdasarkan laporan masyarakat Aceh Utara banyak infrastruktur jalan mengelami rusak parah. Bahkan untuk membangun infrastruktur jalan keuangan Aceh Utara yang di bebankan ke APBK, tidak tertampung.

“APBK Aceh Utara tak mampu mengeksekusi infrastruktur jalan. Sebab APBK Aceh Utara minim, tentu Pemkab harus melobi-lobi ke Provinsi, atau ke Pusat. Sehingga setiap pembangunan itu tidak dibiaya langsung dengan APBK,” jelasnya.

Disisi lain, kondisi sektor ekonomi di Aceh Utara, sangat memperihatinkan. Banyak pemuda yang menyandang sarjana jadi pengangguran, disebabkan tidak ada ketersediaan lowangan kerja.

“Bisa dibilang pengangguran sekarang pengangguran terdidik. Buktinya pendidikan tinggi ketersediaan lowongan kerja tak ada,” ungkapnya.

Dia meminta Pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Utara melalui dinas terkait, harus memperhatikan pengangguran di Aceh. Sebab, pemuda jadi pengangguran akan berdampak terjadi kenaikan angka kemiskinan.

“Banyak potensi di Aceh Utara yang diperlu dikembangkan. Karena keterbatasan SDM, sehingga potensi yang ada tidak dapat dikembangkan,” jelasnya.

Ditambahkannya lagi, sementara itu produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam bentuk ekonomi kreatif di seluruh Aceh Utara harus dikembangkan dan diprioritaskan, sehingga dapat menyuburkan pertumbuhan rumah industri, termasuk pemasaran produk UMKM lokal. Sedangkan fasilitas telah tersedia, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

“Fasilitas telah disediakan oleh pemerintah. Seperti pelabuhan Krueng Geukeuh. Jadi harus dimanfaatkan, intinya ekonomi subur rakyat makmur,” sebutnya.

Menurut Ayah Wa, Pemerintah Aceh harus memberi perhatian khusus ke Pemkab Aceh Utara, sebab Aceh Utara saat ini mengalami krisis keuangan, dan akan berdampak pada berbagai sektor.

“Seperti yang terjadi saat ini gaji aparatur gampong dipangkas. Kenapa dipangkas, karena Pemkab tidak cukup ketersediaan anggaran,” ujar Ayah Wa.

Politisi Partai Aceh ini menguraikan, permasalahan yang menjadi dilema Pemkab Aceh Utara akan berdampak buruk terhadap masyarakat. Namun Pemerintah Aceh sebagai penyokong untuk menambahkan anggaran dari Migas Aceh.

“Aceh sebagai ladang Migas. Sedangkan kondisi Aceh saat ini terpuruk, jadi Pemerintah Aceh harus bersinergi untuk membantu Pemkab Aceh Utara, sehingga persoalan yang sedang booming di Aceh Utara bisa teratasi,” demikian Ayah Wa. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Satgas PRR: Realisasi Anggaran Renduk Harus Berdampak Nyata bagi Penyintas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Akselerasi pelaksanaan program pemulihan permanen pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan seiring mulai disalurkannya Anggaran Belanja Tambahan (ABT)...

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...

Wartawan Senior Diapari Sibatangkayu Meninggal Dunia, PWI Kehilangan Penjaga Integritas Pers

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Dunia pers nasional kembali berduka. Wartawan senior sekaligus Anggota Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, H. Diapari Sibatangkayu, meninggal dunia pada...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...