Sabtu, 17 Januari 2026

Anak-anak Korban Banjir dan Kelompok Rentan di Bireuen Dapat Pendampingan Psikososial dari Tim PKM Umuslim

KABAR BIREUEN, Kuala — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan turun langsung ke lokasi terdampak banjir bandang di Kabupaten Bireuen untuk memberikan pendampingan psikososial terpadu bagi anak-anak dan kelompok rentan. Program ini difokuskan pada upaya trauma healing dan pemulihan emosional warga pascabencana.

Pengabdian masyarakat tanggap darurat bencana Tahun 2025 tersebut berlangsung selama satu pekan, mulai 16 hingga 23 Desember 2025, dengan lokasi kegiatan di Desa Cot Unoe dan Desa Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen.

Ketua Tim PKM Umuslim, Rahmi Hayati, M.Pd, mengatakan program ini bertajuk “Pendampingan Psikososial Terintegrasi untuk Kelompok Rentan pada Lokasi Banjir Bandang Aceh: Upaya Trauma Healing dan Pemulihan Emosional”.

“Pendampingan ini kami fokuskan pada anak-anak dan kelompok rentan yang secara psikologis paling terdampak akibat banjir bandang,” ujar Rahmi Hayati kepada media, Selasa (23/12/2025).

Dijelaskannya, program pengabdian ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama anggota tim, yakni Dr. Afkar, S.Pd., M.Pd dan Zuraini, M.Pd, serta melibatkan sejumlah mahasiswa Universitas Almuslim.

Sementara itu, anggota tim PKM, Dr. Afkar, S.Pd., M.Pd, menjelaskan, bencana banjir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi psikologis masyarakat, terutama anak-anak.

“Banyak anak mengalami kecemasan dan perubahan perilaku pascabanjir. Karena itu, pendampingan psikososial sangat penting agar mereka kembali merasa aman dan nyaman,” ungkap Afkar.

Menurutnya, pendampingan dilakukan melalui berbagai metode, seperti konseling individu dan keluarga, permainan edukatif untuk trauma healing, relaksasi dan mindfulness, serta penguatan ruang aman (safe space) bagi anak-anak dan perempuan.

Afkar yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Almuslim menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu korban bencana, tetapi juga merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Zuraini, M.Pd, yang juga terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan ini menambahkan, proses pemulihan emosional memerlukan pendekatan yang berkelanjutan dan humanis.

“Pendampingan ini diharapkan dapat membantu anak-anak dan keluarga untuk bangkit serta mampu beradaptasi kembali setelah mengalami bencana,” ujarnya.

Program PKM tersebut disambut positif oleh Keuchik Desa Cot Unoe, Irman, S.P. Ia mengapresiasi kehadiran tim Umuslim yang telah memberikan pendampingan psikososial bagi warganya.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk mendukung pemulihan korban banjir di desa kami,” pungkas Irman. (Red) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...