KABAR BIREUEN – Setelah sekian lama tidak digarap karena tidak ada air, kini 25 hektar sawah warga di Kawasan Cureh, Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang mulai dibajak.
Keujrun Bkang Desa Geulanggang Gampong, Zulkifli menjelaskan, air dari irigasi Pante Lhong II sudah mengalir sampai ke sawah warga, dimana beberapa bulan yang lalu air sempat tidak ada karena rusaknya saluran Aramco di Desa Abeuk Budi, Kecamatan Juli.
“Sesuai jadwal dari Dinas Pertanian, kami petani penggarap sawah yang menggunakan air irigasi Pante Lhong II akan melakukan tanam serentak dalam bulan ini,” kata bang Dun panggilan akrab Zulkifli pada Kabar Bireuen saat melihat proses pengolahan tanah dengan traktor, Rabu (4/10/2017).
Untuk mempercepat pembajakan sawah, keujrun blang mengerahkan dua unit traktor, hal ini kata dia, supaya petani bisa segera memperbaiki pematang yang rusak atau untuk membuat tempat penyemaian benih padi.
“Sebagian petani juga mulai melakukan pembersihan lahan sawah yang sudah ditumbuhi rerumputan setinggi lutut orang dewasa, untuk selanjutnya dilakukan pengolahan tanah dengan traktor,” jelasnya.
Rumput setinggi lutut orang dewasa, katanya, tumbuh karena sawah sudah beberapa bulan tidak pernah digarap. Untuk membabat rumput tersebut kebanyakan petani menggunakan jasa pemilik mesin pemotong rumput. (Najib Zakaria)










