KABAR BIREUEN– Sebanyak 400 siswa SMA di Kabupaten Bireuen menjalani tes urine yang dipusatkan di samping mushalla komplek SMAN 1 Bireuen, Senin (13/11/2017).
Sebelumnya, para siswa-siswi tersebut mendapatkan sosialisasi di dalam mushalla dari tim penyuluh narkoba BNNK Bireuen tentang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan SMA se- Aceh Tahun 2017.
Kepala SMAN 2 Bireuen, Hanafiah S.Pd. MAP kepada Kabar Bireuen di sela-sela pelaksanaan tes urine menyebutkan, kegiatan sosialisasi P4GN dan tes urine tersebut diikuti 400 siswa dari SMA i Bireuen.
Dirincikannya, SMAN 1 Bireuen sebanyak 70 siswa, SMAN 2 Bireuen 70 siswa, SMAN 3 Bireuen 60 siswa. Selanjutnya 200 siswa lagi dari SMAN 1 Peusangan, SMAN 2 Peusangan SMAN 1 Jangka dan SMAN 1 Peusangan Siblah Krueng.
“tes urien ini untuk mengetahui apakah ada pemakain narkoba dikalangan pelajar. Kalau nanti hasilnya ada yang positif, maka akan dilakukan rehabilitasi,” sebutnya.
Dikatakan Hanafiah, siswa tersebut yang memakai narkoba berdasarkan hasil ters urine akan direhab dan tidak boleh disudutkan, karena itu, pihanya juga tak akan mengumumkan kepada siswa lainnya siapa saja yang postif narkoba, jika memang nantinya hasilnya ada.
“beberapa waktu lalu, saat dilakukan tes urine, ada satu siswa SMAN 2 Bireuen yang hasilnya positif, dia telah menjalani rehab. Orang tuanya sampai menangis mengetahui anaknya memakai narkoba,” ungkap Hanafiah.
Tindakan yang diambil sekolah, katanya, jika ada siswa yang positif menggunakan narkoba adalah direhab, tidak akan dikeluarkan dari sekolah, melainkan dia harus direhab dan dibina. (Ihkwati)








