Minggu, 17 Mei 2026

YSAP Bersama Lintas NGO “Berbelas Rasa Bersama Pengungsi Rohingya” di International Women’s Day

KABAR BIREUEN-Geutanyoe Malaysia melalui Yayasan Solidaritas Aksi Peduli (YSAP) berkolaborasi dengan ACT Lhokseumawe, Human Initiative (HI), Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI), dan UNHCR Indonesia melakukan kegiatan dengan tema “Gathering with Rohingya Community and Fun Learning Day” di Kamp BLK Kandang, Selasa, (8/03/2022).

Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day diperingati setiap tahun pada  8 Maret.

Peringatan Hari Perempuan Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan dan menghilangkan diskriminasi terhadap perempuan.

Tahun ini Hari Perempuan Sedunia menggunakan tema #BreakTheBias dengan harapan dapat menghilangkan bias terhadap kaum perempuan yang terjadi selama ini.

Koordinator Program YSAP, Agustia mengatakan, acara ini terdiri dari serangkaian kegiatan yang berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan yang saat ini juga terlibat dalam penanganan pengungsi Rohingya disini.

“Jadi ini memang sudah kita siapkan jauh-jauh hari bersama tim. Dan ada dua agenda utama kita hari ini yaitu, memasak bersama dan lomba untuk anak-anak,” sebutnya.

Pengungsi Rohingya difasilitasi oleh YSAP dan dibantu teman-teman dari organisasi lain untuk memasak menu makanan mereka sendiri yakni Lurifida (menu daging khas Rohingya), yang dimasak sendiri oleh perempuan dan laki-laki Rohingya.

Di waktu yang bersamaan ada beberapa lomba yang berisikan materi edukasi yang di kemas dalam bentuk permainan guna membentuk pembelajar yang mandiri.

Gathering ini diharapkan mampu memberikan ruang dan kesempatan bagi pengungsi perempuan Rohingya agar dapat menyalurkan hobi mereka melalui memasak yang mungkin mobilitasnya sedikit terbatas selama di kamp penampungan.

Terlebih itu, kegiatan seperti ini mempromosikan pentingya peran perempuan dalam masyarakat, terlepas dari siapa mereka.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program kami untuk mendorong pengungsi Rohingya agar dapat berinteraksi dengan lingkungan sekitar dan menumbuhkan rasa kedekatan dengan masyarakat lokal serta menjadi momentun bagi perempuan Rohingya agar lebih aktif lagi kedepannya,” jelasnya.

Aktifitas hari ini di BLK Kandang sangat menarik dikarenakan ada banyak kegiatan yang dibuat untuk pengungsi Rohingya dan keterlibatan penuh teman-teman di lapangan.

“Khusus untuk anak-anak, kita mengadakan lomba menyebrang sungai, lomba oper karet, lomba membawa kelereng dalam sendok, lomba tiup bola air, dan lomba oper tepung.

Lomba ini bertujuan untuk melatih kekompakan dan mengetahui sejauh mana kemampuan motoric kasar dan kognitif mereka yang selama ini telah mengikuti proses edukasi di kamp pengungsian.

Untuk kegiatan Fun Active Learning sendiri, diharapkan dapat membantu anak-anak, terutama anak perempuan untuk bangkit dan pulih dari trauma dengan terlibat aktif dalam aktifitas yang menyenangkan namun juga membantu anak-anak pengungsi untuk belajar menjadi bertanggung jawab.

Bisa bekerja sama dengan baik, dan menghargai satu sama lain. Pada akhir kegiatan, anak-anak mendapatk rewards demi mengapresiasi peran dan keterlibatan mereka dalam aktifitas fun learning.

Perwakilan NGO yang terlibat dalam kegiatan ini juga berharap kegiatan seperti ini bisa memberikan dampak yang baik untuk pengungsi dan membangun kedekatan dengan pengungsi serta kolaborasi yang bermanfaat antar NGO, pemerintah dan juga komunitas lokal.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, dimana kegiatan yang kita lakukan ini mendapat respon yg sangat baik dari penyintas rohingnya sendiri maupun NGO yg terlibat di penangganan penyintas ini,” tutur Budi, perwakilan Human Initiatif Lhokseumawe.

Selain itu, Faisal Rahman, koordinator YKMI menyampaikan, kegiatan hari ini sungguh sangat baik sekali karena dapat meningkatkan hubungan kedekatan dengan para pengungsi dan juga dengan lembaga lain yang ikut serta mengambil bagian dalam proses penanganan pengungsi.

Selain itu kegiatan memasak bersama para pengungsi dan bermain dengan anak-anak ini juga dapat membuat mereka lupa sejenak terhadap trauma ataupun penderitaan yang dialami oleh mereka.

Serangkaian kegiatan ini mematuhi protokol Kesehatan baik pengungsi ataupun teman-teman organisasi yang terlibat dalam kegiatan International Woman Days. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...