KABAR BIREUEN – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Aceh membuka Prodi Teknik Sipil. Izin Prodi Sipil itu diserahkan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) XIII Wilayah Aceh Prof Dr Faisal Rani, SH dan diterima Rektor UNIKI Bireuen Prof Dr Apridar, SE, MSi, Senin (6/6/2022).
Izin Prodi ini berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor: 339/E/Q/2022 tentang Izin Pembukaan Program Studi Teknik Sipil Program Sarjana (S1).
Prof Dr Faisal yang akan mengakhiri jabatannya sebagai Kepala LL-DIKTI XIII Aceh, pada kesempatan tersebut mengucapkan selamat kepada UNIKI Bireuen, karena telah memenuhi sembilan syarat kriteria yang sekaligus memperoleh nilai terakreditasi Baik.
Sebut Prof Faisal, UNIKI Bireuen Aceh yang berdiri tiga tahun yang lalu, pada 30 April 2019 telah mengalami banyak perkembangan yang luar biasa dengan jumlah mahasiswa selalu meningkat, sehingga sekarang jumlahnya sekitar tiga ribuan.
“Kampus yang sangat dicintai oleh kaum mileneal khususnya, terus berbenah dalam rangka menyahuti kebutuhan masyarakat Bireuen terhadap pembangunan SDM masyarakat di Kota Juang ini,” sebut Prof. Faisal.
Sementara Rektor UNIKI Prof Apridar mengucapkan terimakasih atas dukungan maksimal yang diberikan LL-DIKTI selama ini, sehingga kampus dapat tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Kata Apridar, sesuai hasil survey yang dilakukan, izin prodi teknik sipil yang diperoleh itu merupakan prodi favorit dan yang sangat diminati masyarakat Bireuen khususnya.
“Izin ini merupakan Prodi ke 11 setelah sebelumnya ada Program Studi. Manajemen dan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Hukum dan Paralegal di Fakultas Hukum dan Syariah, Program Studi Informatika jenjang (S1), PS Teknologi Informasi, (D3), dan PS Manajemen Informatika jenjang (D3) di Fakultas Komputer dan Multimedia, Program Studi Sain Pertanian, Peternakan di Fakultas Pertanian dan Peternakan, Program Studi Pendidikan Jasmani di Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan,” sebut Apridar.
Sebut Prof Apridar, seperti yang disarankan LL-DIKTI, ke depan akan dibuka profesi insinyur di UNIKI. Kampus UNIKI yang telah bekerja sama dengan berbagai dayah besar di Aceh, dalam rangka mencerdaskan para santri dengan ilmu umum yang lebih mumpuni, sangat memerlukan para Insinyur sipil khususnya agar terciptanya teknokrat yang Islami. Para mahasiswa yang tergabung dalam Pesantren mahasiswa perlu dibekali dengan ilmu umum dan Agama yang lebih baik.
Ketua Pembina Yayasan Kebangsaan Dr H Amiruddin Idris, SE MSi juga memberikan apresiasi luar biasa kepada LL-DIKTI yang telah memberikan dukungan optimal dalam pengembangan Kampus UNIKI.
“Untuk itu, pihak Yayasan akan berusaha membangun berbagai Laboratorium yang dibutuhkan Kampus. Semoga UNIKI ke depan akan menjadi kampus profesional yang dicintai masyarakat,” ujar Amiruddin Idris. (Rizanur)










