Jumat, 15 Mei 2026

Tolak Revisi UU KPK, Aktivis HMI Demo DPRK Bireuen

KABAR BIREUEN – Sekitar dua puluhan lebih mahasiswa yang bergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bireuen, menggelar demo di depan Kantor DPRK Bireuen, Kamis (19/9/2019) pagi.

Aksi damai tersebut, sebagai bentuk penolakan terhadap revisi UU KPK yang telah disahkan DPR RI pada Selasa (17/9/2019) lalu.

Mereka mendatangi kantor dewan setempat dengan mengusung sejumlah spanduk dan poster. Spanduk dan poster-poster tersebut bertuliskan penolakan serta kecaman terhadap revisi UU KPK.

Para pimpinan sementara dan anggota DPRK Bireuen menemui mereka di depan pintu gerbang yang dijaga aparat kepolisian. Wakil rakyat yang baru dilantik ini, terdiri dari Rusyidi Mukhtar (ketua sementara), Fajri Fauzan (wakil ketua sementara), Athahillah M. Saleh, Yufaidir, Zulkarnaini, Ismail Adam dan Zulfahmi.

Di hadapan mereka, koordinator lapangan aksi damai tersebut, Syibran Malasi, menyatakan, pihaknya dari HMI Cabang Bireuen menolak keras revisi UU KPK yang telah disepakati antara pemerintah dengan DPR dan telah disahkan dua hari lalu. Sebab, hasil revisi tersebut telah melumpuhkan dan membatasi ruang gerak KPK, dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Menurut Syibran, penolakan tersebut karena proses revisi itu juga dinilai janggal, mendadak dan terkesan dipaksakan. Tanpa terlebih dahulu mempertimbangkan aspirasi publik.

Selain itu, kata Syibran, juga dipertanyakan motivasi DPR merevisi UU KPK. Sebab, selama ini KPK tidak menyalahgunakan wewenang yang fatal, sehingga revisi UU KPK tersebut dinilai bukan hal yang mendesak.

“Karena itu, kami menolak revisi tersebut. Kami harapkan juga, DPRK Bireuen sepakat dengan kami untuk menolaknya,” ungkap Syibran yang disambut yel-yel, “Hidup KPK! Hidup KPK!” dari rekan-rekannya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Sementara DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, mengatakan, pimpinan dan seluruh anggota Dewan Bireuen sangat menghargai atas upaya para mahasiswa yang telah menyempatkan diri menyampaikan aspirasi kepada pihaknya.

Pada prinsipnya, kata Rusyidi, pihak Dewan Bireuen juga memiliki harapan yang sama dengan adik-adik mahasiswa. Sangat menginginkan, KPK tetap kuat dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pemberantasan korupsi.

“Namun, perevisian UU itu merupakan kebijakan lembaga di atas kami di Pusat. Meski begitu, kami tetap menampung segala bentuk aspirasi masyarakat, termasuk dari adik-adik mahasiswa dari HMI ini,” jelas pria yang akrab disapa Ceulangiek ini. Hal yang sama juga disampaikan rekannya, Zulfahmi.

Sebagai sebuah bentuk kesepakatan, Syibran menyodorkan selembar surat pernyataan untuk ditandatangani bersama, antara pimpinan DPRK dengan Koordinator Lapangan Aksi Damai HMI Bireuen.

Surat pernyataan itu berisi penolakan terhadap tujuh point penting revisi UU KPK yang dianggap sebagai upaya pelemahan lembaga antirasuah tersebut.

Namun, menurut Ceulangiek, pihaknya tidak dapat menandatangani surat pernyataan tersebut serta-merta begitu saja. Sebab, ini harus melalui kesepakatan bersama secara kelembagaan.

“Nanti perlu kami pelajari dan telaah dulu isi surat pernyataan itu bersama anggota dewan lainnya. Mohon bersabar dulu, nanti akan kami berikan jawabannya pada 27 September mendatang,” janji Ceulangiek.

Para pendemo pun dapat menerima dan memaklumi hal tersebut. Mereka akan kembali menagih janji itu nanti pada 27 September. Kemudian, para aktivis HMI itu membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 11.30 WIB. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...