KABAR BIREUEN – Untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19), masyarakat Gampong (Desa) Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Bireuen mendapat dukungan atau bantuan anggota DPRK Bireuen dari Partai Golkar, Teuku Muhammad Mubaraq.

Bantuan yang diberikan Teuku Muhammad Mubaraq kepada masyarakat Gampong Krueng Simpo dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 adalah bahan baku pembuatan desinfektan.

Teuku Muhammad Mubaraq dalam tatap muka dengan Relawan Gampong Tanggap Covid-19, Gampong Krueng Simpo, Rabu (1/4/2020) di halaman kantor Keuchik (Kades) setempat mengapresiasi kesiap-siagaan pemerintah gampong dan masyarakat dalam melakukan pencegahan wabah Corona.

“Saya melihat Pemerintah Gampong Krueng Simpo lebih aktif dalam melakukan pencegahan virus Corona. Mungkin gampong – gampong yang dekat dengan kota pun belum ada yang seperti ini,” sebut Teuku Muhammad Mubaraq memberi semangat kepada puluhan relawan.

Politikus yang juga Ketua Komisi III DPRK Bireuen ini mengajak relawan dan tenaga medis untuk terus mensosialisasikan tentang penyakit menular ini.

“Kami dewan juga akan selalu ada bersama masyarakat dalam menghadapi situasi seperti sekarang ini. Masukan dari masyarakat nanti akan kami sampaikan kepada Plt Bupati Bireuen. Dan yakinlah, Pemerintah Bireuen juga akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat dalam menangani wabah ini,” sebutnya.

Terakhir, politikus yang sudah duduk dua periode sebagai anggota dewan Bireuen ini berharap, masyarakat jangan panik menghadapi bencana ini.

“Namun tetap waspada. Taati imbauan dari pemerintah, karena peraturan dan imbauan itu sudah terukur, pasti untuk kebaikan masyarakat,” tandasnya.

Keuchik Gampong Krueng Simpo, Safrizal, SPd pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kepedulian Teuku Muhammad Mubaraq untuk gampong yang dipimpinnya.

Disebutkan Keuchik Safrizal, SPd bahwa Gampong Krueng Simpo telah membentuk Relawan Tanggap Covid-19, dan sudah bekerja melakukan sosialisasi kepada masyarakat, melakukan penyemprotan desinfektan ke rumah-rumah warga.

“Karena Gampong Krueng Simpo sangat luas wilayahnya, terdiri 6 dusun. Sudah pasti untuk melakukan penyemprotan desinfektan butuh biaya besar, sehingga masalah ini kami sampaikan kepada Teuku Muhammad Mubaraq. Dan Alhamdulillah langsung direspon,” ungkap Safrizal.

Menurutnya, warga Krueng Simpo sangat patuh dengan imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah. “Seperti pembatasan buka warung kopi dan pemberlakuan jam malam, sangat dipatuhi oleh warga kami tanpa dipaksa,” pungkasnya.

Tatap muka atau apel relawan tersebut turut dihadiri Babinsa Kodim 0111/Bireuen Sertu Hasanuddin, petugas medis dari Puskesmas Juli-I, dan sejumlah perangkat Gampong Krueng Simpo. (Rizanur)

BAGIKAN