KABAR BIREUEN-Sejumlah tenaga Enumerator Pendataan Lengkap Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PL-KUMKM) dalam wilayah Kabupaten Bireuen, dibekali pelatihan Bimbingan teknis (Bimtek).
Pelatihan Bimtek bagi Enumerator PL-KUMKM Tahun 2022 tersebut, diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM Provinsi Aceh bersama Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bireuen.
Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Luxury Bireuen. Selasa (17/5/2022), pagi, dibuka oleh Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A.Gani.S.H.,M.Si, dalam hal ini diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan,Ir. M. Jafar, M.M.
Pada kesempatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, M. Jafar, membacakan pidato sambutan tertulis Bupati Bireuen, Muzakkar A.Gani, yang antara lain menjelaskan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha atau bisnis yang dilakukan oleh individu, kelompok, badan usaha kecil, maupun rumah tangga.
Disebutkan, menurut The Organisation For Economic Co-Operation and Development (OECD), Enumarator adalah Petugas Survei yang bertugas melaksanakan bagian pencacahan dari penghitungan dan pencatatan orang atau membantu responden menjawab pertanyaan dan mengisi kuesioner.
Enumerator adalah Petugas Lapangan yang membantu tugas tim survei dalam kegiatan pengumpulan data. Hasil dari Pendataan yang dilakukan oleh Enumerator akan di cek langsung oleh petugas Verifikator.
Ada beberapa kriteria dalam pengecekan tersebut, diantaranya pertama, Kriteria tentang UMKM yang didata yaitu usaha non pertanian.
Kedua, menggunakan bangunan tempat usaha yang menetap dan yang ketiga, Enumerator wajib mengisi selulruh data variable wajib dan paling sedikit 30 persen variable tidak wajib.
“Pendataan ini sangat penting bagi UMKM oleh karena kondribusi dan peran aktif seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk keberhasilan pendataan, demi terciptanya Koperasi dan UMKM yang tepat, terukur dan Akuntabel,” jelasnya.
Kepada para Petugas Enumerator, diharapkan harus siap untuk menjalankan tugas selama 5 bulan terhitung mulai Mei hingga September 2022.
“Diharapkan data target yang telat ditetapkan ini dapat tercapai, karena Pendataan Lengkap KUKM ini menjadi sebuah langkah besar untuk meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat dalam Kabupaten Bireuen,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Bireuen, Ir. Alie Basyah diwakili Kabid Koperasi dan UKM , Dra, Cut Fikriah Sari Hanum,M.Si, melaporkan, pelatihan ini diikuti 66 orang orang petugas Enumerator Pendataan Lengkap Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah.
Nantinya, mereka akan mendata sebanyak 33.000 UMKM yang tersebar di 17 Kecamatan mulai dari Kecamatan Samalanga hingga Kecamatan Gandapura.
“Pelatihan sehari ini menghadirkan dua orang sebagai narasumber, yakni, Bilal Rekhfa Pahlevi dari Dinas Koperasi UKM Aceh dan Efendy dari Badan Pusat Statistik Aceh,” sebutnya. (Herman Suesilo).









