KABAR BIREUEN-Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) Drs H. Anwar Idris kembali menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, di Aula Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen, Selasa (25/5/2021)

Kegiatan sosialisasi tersebut menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat hanya diikuti 70 peserta mewakili unsur pemuda dan tokoh masyarakat dari beberapa kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.

Dasar hukum pelaksanaan sosialisasi empat pilar kebangsaan, sebut Anwar Idris adalah UU nomor 17 tahun 2014 jo UU nomor 42 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.

“Sosialisasi empat pilar kebangsaan adalah kewajiban bagi setiap anggota DPR-RI/MPR-RI dalam situasi apapun, karena keutuhan bangsa dan negara tidak bisa ditawar tawar lagi,” sebut Drs H. Anwar Idris.

Kata politikus senior yang mengawali karir politik sebagai anggota DPRK Bireuen, empat pilar kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada generasi bangsa Indonesia. Karena, banyak kepentingan bangsa lain terhadap Indonesia di era globalisasi yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan kita.

“Empat pilar kebangsaan, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan alat untuk membangun bangsa kita sendiri,” papar mantan anggota DPR Aceh periode 2009-2014.

Dan semua poin empat pilar kebangsaan tersebut, tambah Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan ini, digali dari akar masyarakat Indonesia, sehingga bisa menjadi pedoman hidup.

Menyikapi kondisi masa pandemi Covid-19, pada kesempatan tersebut, Anwar Idris berharap masyarakat untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan, seperti yang dianjurkan Pemerintah, mencuci tangan, pakai masker dan jaga jarak serta menghindari kerumunan. (Rizanur)