Jumat, 15 Mei 2026

Sempat Terjadi Keributan, Mahasiswa Bersama Bupati dan Ketua DPRK Bireuen Sepakat Tolak UU Cipta Kerja

KABAR BIREUEN – Dalam aksi demo susulan terkait UU Cipta Kerja yang digelar ratusan mahasiswa di halaman gedung DPRK Bireuen, Senin (12/10/2020), berhasil disepakati penolakan terhadap Omnibus Law kontroversial tersebut.

Nota kesepahaman bersama itu ditandatangani Yogaswara Riyadi (Korlap Aksi Demo Mahasiswa), Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH., M.Si (Bupati Bireuen), Rusyidi Mukhtar, S.Sos (Ketua DPRK Bireuen). Penandatanganan petisi tersebut disaksikan Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, SH., SIK., M.Si.

Adapun isi empat petisi tersebut: Pertama, menolak pengesahan Omnimbus Law Cipta Kerja. Kedua, mendesak presiden untuk menerbitkan Perpu. Ketiga, mengecam pihak-pihak yang menyetujui Omnimbus Law. Keempat, menolak penyerderhanaan regulasi terkait perizinan AMDAL dan aturan pertambangan yang mengancam kelestarian SDA jangka panjang serta mendesak untuk melaksanakan reformasi agraria sejati.

Selain itu, Yogaswara Riyadi selaku Korlap Aksi Demo Mahasiswa, juga meminta kepada Kapolres Bireuen untuk memproses salah seorang oknum polisi yang diduga bertindak kasar terhadap mahasiswa dalam aksi demo tersebut.

“Kami minta kepada Bapak Kapolres untuk memproses sesuai aturan yang terlaku, atas tindakan salah seorang anggota polisi yang menendang mahasiswa. Bukti rekaman videonya ada sama kami,” pinta Yogaswara.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat, dalam sambutannya berjanji, akan memproses anggotanya yang diduga bertindak di luar prosedur pengamanan.

“Itu biar kami tangani sesuai aturan yang berlaku. Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya. Sekarang sudah dapat kembali ke tempat masing-masing dengan tertib,” harap Taufik Hidayat.

Sementara Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani, juga mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa atas aksi demo hari ini yang bersamaan dengan HUT ke-21 Kabupaten Bireuen. Aspirasi ini, kata dia, akan disampaikan ke pihak terkait, agar nanti dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya sebagai orang tua di sini, mengucapkan terima kasih kepada anak-anak saya mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi ini dengan cukup tenang, tanpa ditunggangi oleh siapapun. Alhamdulillah, atas kerjasama dengan Bapak Kapolres, Dandim, Danyonif dan pihak lainnya, aksi ini dapat terlaksana dengan baik dan aman,” ujar Muzakkar.

Setelah itu, para mahasiswa pun membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 12.30 WIB.

Sebelumnya, memang sempat terjadi keributan antara pendemo dengan aparat keamanan. Hal tersebut terjadi, saat para mahasiswa berusaha menerobos berikade aparat, agar bisa masuk ke halaman kantor DPRK Bireuen. Itu setelah mahasiswa tak sabar lagi menanti anggota dewan yang tidak lekas menemui mereka.

Saat mahasiswa ramai-ramai menyerbu masuk, aparat keamanan berusaha menghalanginya. Keributan pun pecah. Apalagi, ada sejumlah pendemo dari luar pagar, melempar botol air mineral ke dalam barisan aparat keamanan.

Dalam suasana tidak terkendali itulah, diduga terjadi tindakan tidak sepatutnya terhadap mahasiswa. Namun, kejadian tersebut tidak sampai memicu kerusuhan. Sebab, mahasiswa tidak lagi memaksakan diri masuk dan mundur secara teratur.

Unjuk rasa tersebut, sebagai aksi lanjutan terkait penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja. Setelah dalam aksi demo sebelumnya di tempat yang sama, Kamis (8/10/2020), tidak tercapai kesepakatan antara pihak mahasiswa dengan DPRK Bireuen. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

BSI Aceh Gelar Media Gathering, Bahas Peran Strategis Perbankan Syariah dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh menggelar kegiatan Media Gathering bersama insan pers dengan mengangkat tema “Peran...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Kerahkan Alat Berat, Adnen Nurdin Bantu Perbaiki Jalan Longsor Paya Cut–Simpang Mulia

0
KABAR BIREUEN, Juli — Kondisi jalan longsor yang menghubungkan Gampong Paya Cut dengan Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, akhirnya mendapat penanganan darurat, setelah...

Tak Ada Nama Penerima, Anggaran Pengadaan Mesin Jahit Rp91 Juta di Dinsos Bireuen Tidak...

0
KABAR BIREUEN,Bireuen–Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial mengalokasikan anggaran sebesar Rp385.000.000 untuk pengadaan bantuan sosial (bansos) berupa barang pada tahun anggaran 2026. Alokasi tersebut tercantum...