KABAR BIREUEN-Ratusan Operator Sekolah (OPS) Negeri dan Swasta Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek).
Bimtek yang dilaksanakan Bidang Pembinaan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, dibuka oleh Kadisdikbud Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, S.Pd.,M.Pd, diwakili Kabid Pembinaan PTK, Surya, S.Pd., M.Pd.
Dengan tema “Pemutakhiran Data Pokok Pendidik dan Appropriate Kurikulum Merdeka Dalam Dapodik Versi 2023, kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Wisma Bireuen Jaya, Senin (1/8/2022).
Kabid Pembinaan PTK Disdikbud Bireuen, Surya,S.Pd.,M.Pd, dalam arahannya menyampaikan
secara umum tujuan Ini adalah, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para pengelola data/operator setuan pendidikan.
Serta mengoptimalkan pendataan peserta didik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen.
Dijelaskan, pada saat Ini dapodik mempunyai banyak fungsi, diantaranya, Alokasi dana BOS bagi sekolah sesuai jumlah siswanya. Alokasi kuota penerima tunjangan-tunjangan bagi garu yang memenuhi syarat dan Alokasi bantuan sarana dan prasarana bagi sekolah yang fasilitasnya belum memadai.
“Tentunya hal Ini menjadikan dapodik memiliki peran yang sangat vital,” kata Surya.
Diharapkan dengan Bimtek ini operator sekolah dapat meningkatkan kapasitas kemampuannya dalam pemanfaatan dapodik.Sebab Bimtek ini sangat penting digelar sebagai kebutuhan data berbasis lapangan.
“Permasalahan data ini tidak boleh dianggap remeh, karena kebutuhan terhadap data merupakan hal mutlak bagi setiap lembaga terutama sekolah,” katanya.
Selain itu, keberadaan operator Ini menjadi salah satu wali data dalam melakukan Interaksi data, berdasarkan data yang valid, serta memastikan data yang akan diintegrasikan menjadi data yang berkualitas, sehingga setiap sekolah memiliki sumber data yang lengkap dan akurat.
“Peserta bimtek dapat serius memperhatikan, sehingga dapat diimplementasikan di ruang lingkup sekolah masing-masing,” harapnya.
Sebelumnya panitia pelaksana, Widyaprada Muda, Abdul Majid. S.H.,M.M. melaporkan, kegiatan Bimtek Operator ini berlangsung selama enam hari, (1-6 Agustus 2022) di Aula Wisma Bireuen Jaya.
Kegiatan Bimtek ini diikuti 406 peserta terdiri dari Operator Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berjumlah 90 orang, Operator Sekolah Dasar (SD) berjumlah 231 orang dan Operator Sekolah Menengah Pertama (SMP) sejumlah 95 orang.
“Untuk jenjang PAUD, kami mohon meaf tidak bisa terakomodir seluruh peserta dikarenakan keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Dari total jumlah peserta tersebut mereka dibagi jadwal pelatihan sesuai jenjang masing-masing,
Adapun jadwal pelatihan tersebut, 1-2 Agustus 2022, diikuti oleh peserta OPS jenjang SMP Negeri/Swasta.
Kemudian, 3- 4 Agustus 2022 diikuti oleh peserta OPS jenjang SD Negeri/Swasta.
Selanjutnya, 5- 6 Agustus 2022, diikuti oleh peserta OPS jenjang PAUD Negeri /Swasta.
“Narasumber berasal dari Setdirjen Paud. DikdasdankeDikmen Kemendikbudristek, yakni. Adam Nugraha, S.Pd (Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam DAPODIK) dan Dhony Mardiansyan, ST (Teknis Dapodik), ujar. Abdul Majid. (Herman Suesilo)










