Jumat, 3 Juli 2026

Produk Kerajinan Tangan dan Kuliner Dipamerkan di Pameran Pembangunan dan Expo UMKM HUT Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen– Puluhan produk olahan, kuliner, hasil pertanian dan perkebunan serta kerajinan tangan masyarakat dihadirkan pada pameran pembangunan dan expo UMKM “Jambo Meuseunia dan Jambo Peunajoh.” di Ruang Terbuja Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen.

Arena expo UMKM dan ekonomi kreatif  dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 26 Bireuen itu dipamerkan di lebih dari 80 stand, baik dari 17 kecamatan, stand SKPK, stand BUMN, stand kuliner dan stand brand terkenal.

Stand tersebut masing-masing membawa ciri khas budaya dan produk unggulan daerahnya.

Pantauan Kabar Bireuen, Jumat (10/10/2025) sore, sejumlah stand yang diserbu pengunjung namun ada juga beberapa stand yang tutup.

Stand Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Bireuen, stand Kecamatan Pandrah serta stand Kecamatan Gandapura dipadati pengunjung.

Puluhan stand berdiri di lokasi pameran pembangunan dan expo UMKM HUT Bireuen ke-26, Jumat (10/10/2025) sore di RTH Cot Gapu, Bireuen. (Foto: Ihkwati/ Kabar Bireuen)

Di stand Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Bireuen dipamerkan hasil kerajinan tangan berupa bunga terbuat dari akrilik, gelang manik-manik, ikat rambut, gantungan kunci serta tas dan kue tradisional.

“Bunga ini dibuat dari akrilik harganya Rp15 ribu per tangkai, gelang Rp15 ribu dan tas Rp35 ribu,” sebut penjaga stand.

Khusus bunga tersebut diproduksi oleh warga asal Gampong (Desa) Matang Sagoe, Kecamatan Peusangan, sementara tas di buat di Balai Latihan Kerja (BLK) Beunyot, Kecamatan Juli, Bireuen.

Stand Kecamatan Gandapura memamerkan baju, kain dan tas motif tradisional.

Stand Kecamatan Pandrah membuat dan bhôi dalam ukuran kecil. Pengunjung membeli kue tradisional Aceh itu untuk di makan dan dibawa pulang.

Pengunjung membeli kue bhoi di Stand Kecamatan Pandrah, Jumat (10/10/2025) sore di arena pameran pembangunan di RTH Cot Gapu Bireuen. ( Ihkwati/ Kabar Bireuen)

Di stand Dinas Pendidikan Dayah, dipamerkan hasil kerajinan santri, berupa ikat rambut dan payung kuning untuk pengantin Aceh dan juga buku.

Stand Kecamatan Simpang Mamplam, ada hadil perkebunan seperti petai dan jengkol. Juga ada dijual hasil produksi masyarakat berupa olahan asam kana. Ada juga asam sunti dan kareng Aceh yang sudah dikemas.

Di stand Kecamatan Peudada menampilkan kue tradisional keukarah.

Sementara sejumlah dinas ada yang hanya memamerkan foto-foto kegiatan mereka di lapangan seperti Inspektorat Bireuen. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Petani Tidak Kekurangan Teknologi, Mereka Kekurangan Akses dan Kepercayaan

0
Oleh: Muhammad Farel Cordobi Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah KALAU kita bicara soal pertanian Indonesia hari ini, yang sering...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Transformasi Teknologi BSI Tuntas, Bisnis Digital Siap Melaju Lebih Cepat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) sukses menuntaskan transformasi sistem Information Technology (IT) sebagai fondasi percepatan bisnis dan penguatan...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Hadiri HUT Ke-26 APKASI, Bupati Bireuen Bidik Peluang Kerja Sama Baru untuk Pembangunan Daerah

0
KABAR BIREUEN, Deli Serdang – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menghadiri pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)...

APRI Bireuen Gelar Rapat Persiapan Harlah ke-7, Diwarnai Pelepasan Dua Anggota yang Purna Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Bireuen menggelar rapat dengan agenda persiapan pelaksanaan Hari Lahir (Harlah) ke-7 APRI...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...