KABAR BIREUEN-Pengurus Syura Inong Balee Aceh mengadakan silaturami dan pertemuan dengan DPRK Bireuen, Jumat (14/2/2020) di ruang rapat  dewan setempat.

Acara pertemuan  di ruang rapat tersebut  dihadiri Kabid PP dan PA di Dinas PMG PKB Bireuen Hj.Rosdiana SP bersama beberapa stafnya dan dari Muslimat NU Nilawati S,Sos dengan pihak dewan berjalan sukses.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Muhktar S.Sos menyebutkan, silaturrahmi dengan Aswaja Ketua Pasukan Inong Balee tersebut terkait permohonan pembangunan PAUD/ TK RA Aswaja dan pengajian rutin aswaja perbulannya.

Rusyidi Mukhtar menyarankan ke pihak Aswaja agar terdaftar di Kesbangpol Bireuen dan dinas terkait.

“Kaum Ibu adalah guru bagi semua murid di dunia pendidikan,” kata Rusyidi Muhktar.

Anggota komisi V DPRK Bireuen Teuku Muhammad Mubarak dari Partai Golkar  meminta kepada kaum perempuan Bireuen, untuk dapat mengedepankan aspirasi tentang hak-haknya kedepan yang baik.

Semenyarq itu, anggota DPRK Iskandar Is, dari Partai Golkar, yang menyoroti terkait poligami.

“Poligami tersebut jangan disalahartikan dan ini bersifat membangun kedepan dari sisi perempuan kepada anak pada usia dini, apalagi ada rencana membangun TK RA Aswaja di Bireuen, kita sangat mendukung,” ucap Iskandar Is yang diamini Sufyannur dari Partai Aceh.

Ir.Zainal Abidin dari Partai Nasdem mengatakan hal senada bahwa, berkat program pengerakan Paud atau TK Aswaja mendukung sepenuhnya dari program awal hingga akhir.

“Semoga dapat berjalan dengan sukses,” ujar anggota dewan dari Fraksi Partai Golkar itu

Hasanuddin dari PKS menyebutkan, bila bicarakan tentang mengerakkan PAUD berarti  sudah mulai membangun hak- hak perempuan yang dimulai dari bawah sehingga lebih baiklah Bireuen kedepan.

Ketua Balai Syura Inong Aceh Kabupaten Bireuen Tgk Nurhayati Ibrahim melalui Ketua Dewan Balai Syura Bireuen Khairunnisah S,E mengatakan, Balai Syura “Ureng Inong Aceh” Kabupaten Bireuen, meminta DPRK membantu pihaknya  dalam menjalankan program serta membantu dalam pelaksanaan musda, ditargetkan digelar akhir Februari 2020 mendatang

“Dan kami menangani kasus perempuan dan anak bersama PP dan bersama Muslimaah Nahdhatul Ulama (NU) mengusulkan untuk dapat mendirikan sebuah TK MNU Kabupaten Bireuen,” sebutnya.

Usulan itu  disambut baik oleh Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Muhktar bersama anggotanya.

Khairunnisah mengapresiasikan dukungan penuh dari dewan untuk pembentukan ranting muslimah di setiap kecamatan dan desa.

“Yang penting perempuan maju bersama mewujudkan masyarakat aman dan damai, serta kami memohon juga kasus visum tindak KDRT digratiskan sekaligus dipercepat,” pungkas Khairunnisah, yang juga Pasukan Inong Balee Wilayah Batee Iliek itu.(REL)

BAGIKAN