Senin, 6 Juli 2026

Omzet Rp 2 Juta Per Hari, Rosmiati 36 Tahun Tekuni Pembuatan Kue Bhoi

KABAR BIREUEN– Rosmiati sudah menekuni usaha pembuatan kuliner Aceh sejak 36 tahun yang lalu. Salah satu usaha andalannya adalah kue bhoi, bolu khas Aceh.

Ditemui di kediamannya di Gampong Cot Batee, Kecamatan Kuala, Bireuen, Selasa (12/9/2017), Rosmiati menyebutkan, dalam sehari dia membuat kue bhoi sebanyak 5 ribu buah.

“Kalau bhoi ukuran kecil saya jual Rp 500, sementara bhoi ukuran besar Rp 5 ribu sedangkan jenis bhoi khusus ikan kakap Rp 15 ribu,” katanya.

Dijelaskannya, untuk pembuatan kue bhoi yang bahan baku utamanya terdiri dari tepung, gula dan telur ayam itu, dia mempekerjakan lima orang tenaga kerja, dengan moodal Rp 1 juta per hari.

“Omzet standar yang biasa kita peroleh Rp 2 juta per hari, kalau lebaran bisa meningkat sampai Rp 5 juta. Karena, bhoi saat lebaran banyak dipesan,” ungkapnya.

Bhoi yang diproduksinya itu biasanya dijual sampai ke Samalanga dan Lhokseumawe, Namun, ada juga yang datang langsung ke tempat usahanya, yang berada depan kantor Camat Kuala itu.

Selain membuat bhoi, yang sudah dimulai sejak tahun 1981 itu, Rosmiati juga membuat, dodol, wajik, halua, meusekutan, kekukarah, dan grieng. Dodol yang dibuatnya dijual Rp 300 ribu per talam (nampan).

“Harapan saya, agar pemrintah memperhatikan usaha yang dirintisnya, baik memberikan modal usaha dan membuka pangsa pasar yang lebih luas lagi. Sehingga usahanya makin berkembang dan bisa menambah tenaga kerja, terutama kaum perempuan,” harap Rosmiati.

Kue Boi ini biasa dijadikan seserahan yang diberikan oleh mempelai pria kepada mempelai wanita pada acara pernikahan. Tapi seiring dengan perkembangan zaman, Kue ini beralih fungsi menjadi buah tangan jika berkunjung ke rumah sanak saudara, khitanan maupun kelahiran.

Pada umumnya seluruh permukaan kue bolu bertekstur lembut, dipanggang dengan cetakan khusus sampai tekstur luarnya kering, akan tetapi didalamnya tetap lembut.

Kue Bhoi bisa tahan beberapa bulan. Makanan ini tahan lama dengan perantaraan gula sebagai pengawet. Bentuknya bervariasi,  ada yang menyerupai ikan, bunga, bintang, binatang, dan loyang. Luarnya berwarna kuning. Bila dibelah, terlihat isi dalamnya putih. Meski berbenda bentuk, rasa yang disajikan tetap sama, gurih dan lezat.

Di Aceh, kue ini biasa dimakan dengan segelas kopi atau teh untuk dicelup. Hampir di setiap acara khanduri atau syukuran, kue bhoi disajikan. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pajak Tanggung Jawab Kita Bersama

0
Oleh: Royan Awalurrizki Mahasiswa Fakultas Hukum UNIKI SETIAP bulan April tiba, sebagian dari kita akan membuka aplikasi e-Filing, mengisi SPT, dan menyetor sebagian penghasilan kepada negara....

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, sebagai Kapolda Aceh dalam upacara...

KABAR POPULER

Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa Dinobatkan sebagai Agam Inong Bireuen 2026, Wabup Razuardi Minta...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Muhammad Afgan dan Nazla Asyifa resmi dinobatkan sebagai Agam dan Inong Kabupaten Bireuen 2026 dalam Malam Penganugerahan Penobatan Agam Inong...

Kapolri Lantik Irjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Irjen Pol Ruddi Setiawan, SIK, SH, MH, sebagai Kapolda Aceh dalam upacara...

Komunitas Baca Bireuen Telusuri Warisan Intelektual Teungku Chiek Awe Geutah, Kaji Manuskrip Berusia Tiga...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng - Upaya mengenalkan dan menghidupkan budaya literasi terus dilakukan Komunitas Baca Bireuen. Komunitas yang didirikan Syarifah Faridah sebagai pembina...

Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung, Tunggu Hasil Pemeriksaan Labfor

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh terus melakukan penyidikan secara menyeluruh terkait peristiwa ledakan yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2. Hingga saat...

Lembaga Wali Nanggroe Susun Rancangan Aturan Pengelolaan Hutan dan Pertambangan Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Lembaga Wali Nanggroe mulai menyusun Rancangan Awal Peraturan Wali Nanggroe tentang Pengelolaan Hutan dan Hutan Adat di Aceh serta...