Minggu, 17 Mei 2026

Mery Sheep Farm Aceh, Peternakan Modern di Geurugok Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen

KABAR BIREUEN– Mery Sheep farm Aceh, sebuah usaha ternak modern telah berdiri di Kabupaten Bireuen mulai Februari 2019.

Usaha yang memproduksi pakan unggul penggemuk domba dan kambing dengan poduknya Agam feed (complet) itu dirintis oleh Abu Rizal yang berlokasi di Desa Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen.

Pemilik usha peternakan Mery Sheep Farm Aceh, Abu Rizal kepada Kabar Bireuen, Jumat sore (18/10/2019) menyebutkan, keunggulan dari produknya adalah bebas merumput atau bebas pakan hijau. Tidak perlu memotong atau memberikan rumput untuk ternak.

“Ini produk unggulan kita, baru satu-satunya sistem yang ada di Sumatera, Cuma baru ada di Aceh. Sistem ini adalah sistem berternak seperti di luar negeri,” kata pria yang pernah bekerja di peternakan modern di Surabaya itu.

Usaha ini dibuat dengan tujuan agar menjadi suatu contoh kepada masyarakat, supaya  bisa membuka wawasan dengan sistem berternak secara moderen bersifat industri. Sehingga diharapkan nantinya Kabupaten Bireuen menjadi lumbung peternakan domba dan kambing.

Selain itu, kata Abu Rizal, pihaknya juga menyediakan sistem aplikasi di play store. Bagi pelanggan atau pembeli yang ingin mendapatkan bibit domba dan kambing, daging karkas domba dan kambing, kambing dan domba siap potong, kosentrat sapi serta pakan kambing dan domba bisa mengunjungi website https://merysheepfarmaceh.id/.

“Pembeli juga bisa datang langsung membeli ke peternakan, biasanya mereka sudah memesan jauh-jauh hari sebelum diambil, sperti untuk keperluan meugang, kurbam dan kebutuhan lainnya,” ujar Abu Rizal.

Dia berharap, dengan sistem ini dapat meningkat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bireuen akan hadir peternak modern. karena itu dia berharap dukungan dari semua pihak.

“Saya berharap, di Aceh kedepan para peternak lebih sejahtera dan mampu bersaing dengan propinsi lain yang ada di Indonesia,” harapnya.

Dia juga menyebutkan, siap membantu membagikan ilmu kepada peternak tradisionla yang ingin mengembangkan usaha peternakan modern seperti yang dia kelola ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

Dikatakan Abu Rizal,  usaha peternakan modern yang dibangunnya itu hadir dengan logo Mery sheep farm Aceh.

“Tenaga kerjanya masih satu orang, dengan kapasitas, satu orang tenaga kerja sanggup merawat 200 ekor domba,” sebutnya.

Disebutkan Abu Rizal, luas areal peternakan tersebut 1200 M2, mampu menampung 500 ekor domba dan kambing.

Bibit kambing dan domba diperoleh dari Medan, Sumatera Utara dengan berat 8-10 kg untuk betina dan 12-18 kg jantan.

Setelah di beli bibitnya, kata Abu Rizal, lalu dicukur bulu-bulunya sampai gundul dan bersih, lalu dilakukan penggemukan sampai beratnya mencapai 40-55 Kg, dibutuhkan waktu 120 hari. (Ihkwati)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...