Menikmati Peunajoh Ureung Awai di Jameuen Kupie

KABAR BIREUEN- Dua porsi pisang dan ubi jalar rebus ditaburi kelapa, buah-buahan segar  berupa salak, jeruk, pisang dan rambutan diletakkan dalam tampah kecil, pisang goreng dan keripik pisang tersaji di atas meja.

Tak ketinggalan secangkir kupie khop (kopi khas Meulaboh), sebotol ie raminet (air limun) serta teh dingin menjadi menu sore itu.

Menu makanan dan minuman Aceh tahun 80-an lainya yang tersedia di kedai tersebut antara lain jagung ditaburi kelapa (jagung teukeurabee ngon ue), dughok, timphan, Mie Aceh, tak ketinggalan tersedia juga ranup ngon pineung (daun sirih beserta pinang), ie jok (air nira) dan bandrek.

Bagi pecinta kuliner yang rindu dan ingin menikmati peunajoeh ureung awai, yang kini jarang ditemui, tempat tersebut menjadi pilihan yang tepat.

Owner Jameun Kupie, Khairul Nazli (baju hitam) saat berbincang dengan wartawan Kabarbireuen.com

Ditambah keunikan dengan ornamen -ornamen jaman dulu yang dipajang di setiap sudut kedai, makin istimewa dan serasa bernostalgia jaman tahun 80-an.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di lokasi tersebut, nuansa kedai kopi jaman dulu benar-benar terasa di Jameuen Kupie yang berlokasi di Gampong Cot Bada Baroh, Kecamatan Peusangan, Bireuen, sekira satu kilometer ke arah utara dari Jalan Medan-Banda Aceh.

Sejumlah bunga, tanaman hias, pepohonan dan batang kelapa yang ditanam di sekitar lokasi tersebut makin menambah nyaman dan asri.

Kedai kopi milik Khairul Nazli Muhammad (30) tersebut memang unik dengan konsep zaman dulu yang klasik.

Khairul Nazli menyebutkan, ide usaha kedai kopi yang sudah dua bulan berjalan itu sudah ada sejak tujuh tahun lalu. Demi mewujudkan impiannya, sedikit demi sedikit dia mengumpulkan barang-barang tua zaman dulu seperti panyot seureungkeng (lampu minyak pompa), sepeda onthel, motor klasik tahun 70an, gosok arang, televisi, radio jadul, mesin tik , kaset dan lainnya.

Sebagian menu yang tersedia di Jameuen Kupie

“Ada delapan orang yang menjadi karyawan di kedai ini, mereka dibagi dua shift pagi dan malam. Masing-masing empat orang. Kedelapan karyawan tersebut merupakan warga sekitar,” ungkap Khairul Nazli kepada Kabarbireuen, Sabtu (30/1/2021) sore.

Dia menyebutkan, pemasukan Jameuen Kupie mencapai puluhan juta rupiah perbulan.

Di kedai ini juga ada gambar Cut Nyak Dhien, Hasan Tiro, Teuku Umar serta gambar sejarah lainnya. Juga ada koleksi buku-buku.

Khairul Nazli bertekad akan terus mengembangkan usaha ini, dengan semakin banyak ornamen dan menu-menu khas Aceh jaman dulu, sehingga konsepnya  berbeda dengan kedai atau cafe yang lain. (Ihkwati)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kurang dari Delapan Jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, Empat Terduga Pelaku...

0
KABAR BIREUEN, ‎Tapaktuan – Dalam waktu kurang dari delapan jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Mahdian Siregar, berhasil mengamankan empat...

IPA PDAM Krueng Peusangan Bermasalah, Layanan Distribusi Air untuk Pelanggan di Tujuh Kecamatan Terganggu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan dilaporkan bermasalah sejak Kamis siang, 29 Oktober 2026....

Jaga Kelestarian Alam Lewat Program Green Policing, Kapolres Bireuen Tanam Pohon di Jangka

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Polres Bireuen melaksanakan program Green Policing dengan menanam sejumlah pohon di halaman Masjid Jamik Lamkuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Gantikan Wendy Yuhfrizal, Kajari Bireuen Lantik Al Muhajir sebagai Kasi Intel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir,S.H,M.H sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen Kamis,...

Tingkatan Mutu Literasi, Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Balai...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh –Pesantren Modern Al Zahrah Bireuen resmi menjalin kerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Aceh untuk peningkatan mutu literasi dan bahasa. Penandatanganan...

KABAR POPULER

IPA PDAM Krueng Peusangan Bermasalah, Layanan Distribusi Air untuk Pelanggan di Tujuh Kecamatan Terganggu

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan dilaporkan bermasalah sejak Kamis siang, 29 Oktober 2026....

Gantikan Wendy Yuhfrizal, Kajari Bireuen Lantik Al Muhajir sebagai Kasi Intel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Yarnes, S.H., M.H., melantik dan mengambil sumpah Al Muhajir,S.H,M.H sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen Kamis,...

Jaga Kelestarian Alam Lewat Program Green Policing, Kapolres Bireuen Tanam Pohon di Jangka

0
KABAR BIREUEN, Jangka - Polres Bireuen melaksanakan program Green Policing dengan menanam sejumlah pohon di halaman Masjid Jamik Lamkuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Kurang dari Delapan Jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan Ungkap Kasus Narkotika, Empat Terduga Pelaku...

0
KABAR BIREUEN, ‎Tapaktuan – Dalam waktu kurang dari delapan jam, Satresnarkoba Polres Aceh Selatan yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Mahdian Siregar, berhasil mengamankan empat...

Polda Aceh Berhasil Ungkap 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

0
KABAR BIREUEN, Aceh Utara — Ditresnarkoba Polda Aceh bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Polres Lhokseumawe berhasil mengungkap lokasi ladang ganja di...