Rabu, 1 Juli 2026

Menikmati Peunajoh Ureung Awai di Jameuen Kupie

KABAR BIREUEN- Dua porsi pisang dan ubi jalar rebus ditaburi kelapa, buah-buahan segar  berupa salak, jeruk, pisang dan rambutan diletakkan dalam tampah kecil, pisang goreng dan keripik pisang tersaji di atas meja.

Tak ketinggalan secangkir kupie khop (kopi khas Meulaboh), sebotol ie raminet (air limun) serta teh dingin menjadi menu sore itu.

Menu makanan dan minuman Aceh tahun 80-an lainya yang tersedia di kedai tersebut antara lain jagung ditaburi kelapa (jagung teukeurabee ngon ue), dughok, timphan, Mie Aceh, tak ketinggalan tersedia juga ranup ngon pineung (daun sirih beserta pinang), ie jok (air nira) dan bandrek.

Bagi pecinta kuliner yang rindu dan ingin menikmati peunajoeh ureung awai, yang kini jarang ditemui, tempat tersebut menjadi pilihan yang tepat.

Owner Jameun Kupie, Khairul Nazli (baju hitam) saat berbincang dengan wartawan Kabarbireuen.com

Ditambah keunikan dengan ornamen -ornamen jaman dulu yang dipajang di setiap sudut kedai, makin istimewa dan serasa bernostalgia jaman tahun 80-an.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di lokasi tersebut, nuansa kedai kopi jaman dulu benar-benar terasa di Jameuen Kupie yang berlokasi di Gampong Cot Bada Baroh, Kecamatan Peusangan, Bireuen, sekira satu kilometer ke arah utara dari Jalan Medan-Banda Aceh.

Sejumlah bunga, tanaman hias, pepohonan dan batang kelapa yang ditanam di sekitar lokasi tersebut makin menambah nyaman dan asri.

Kedai kopi milik Khairul Nazli Muhammad (30) tersebut memang unik dengan konsep zaman dulu yang klasik.

Khairul Nazli menyebutkan, ide usaha kedai kopi yang sudah dua bulan berjalan itu sudah ada sejak tujuh tahun lalu. Demi mewujudkan impiannya, sedikit demi sedikit dia mengumpulkan barang-barang tua zaman dulu seperti panyot seureungkeng (lampu minyak pompa), sepeda onthel, motor klasik tahun 70an, gosok arang, televisi, radio jadul, mesin tik , kaset dan lainnya.

Sebagian menu yang tersedia di Jameuen Kupie

“Ada delapan orang yang menjadi karyawan di kedai ini, mereka dibagi dua shift pagi dan malam. Masing-masing empat orang. Kedelapan karyawan tersebut merupakan warga sekitar,” ungkap Khairul Nazli kepada Kabarbireuen, Sabtu (30/1/2021) sore.

Dia menyebutkan, pemasukan Jameuen Kupie mencapai puluhan juta rupiah perbulan.

Di kedai ini juga ada gambar Cut Nyak Dhien, Hasan Tiro, Teuku Umar serta gambar sejarah lainnya. Juga ada koleksi buku-buku.

Khairul Nazli bertekad akan terus mengembangkan usaha ini, dengan semakin banyak ornamen dan menu-menu khas Aceh jaman dulu, sehingga konsepnya  berbeda dengan kedai atau cafe yang lain. (Ihkwati)

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, DPMPTSP Bireuen Gelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor Usaha Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bireuen, menggelar Sosialisasi Rekomendasi Kebijakan Sektor...

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bireuen Perkuat Sinergi dengan Polri

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Mapolres Bireuen, Rabu...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...

Polda Aceh Ungkap 334 Kasus Curat, Curas dan Curanmor dalam Kurun Waktu Enam Bulan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh melalui Ditreskrimum dan Ditreskrimsus memaparkan hasil pengungkapan berbagai tindak pidana, mulai dari kasus pencurian dengan pemberatan (curat),...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

KABAR POPULER

227 Mahasiswa Fikom Umuslim Mulai Kerja Praktik di 84 Instansi hingga Pulau Jawa

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 227 mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program kerja praktik (KP)...

Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen Tampil Memukau di GEMES IX Medan, Raih Penghargaan dari Panitia

0
KABAR BIREUEN, Medan – Penampilan Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung pada ajang Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX Tahun 2026 di...

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Bireuen Perkuat Sinergi dengan Polri

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Wakil Bupati (Wabup) Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berlangsung khidmat di Mapolres Bireuen, Rabu...

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, BPMA – PT Aceh Energy dan Pemkab Bireuen Gelar Khitan Ceria...

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan PT Aceh Energy bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melaksanakan program kesehatan reproduksi berupa...

Aksi Donor Darah Mahasiswa Arsitektur Umuslim, Terkumpul 40 Kantong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HIMARU) Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) berhasil mengumpulkan 40 kantong darah dalam kegiatan donor darah bertajuk "Arsitektur...