KABAR BIREUEN – Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos meminta Plt Bupati Bireuen untuk memerintahkan dinas terkait segera menggelar pasar murah guna mestabilkan harga bahan pokok menjelang bulan puasa.

Demikian dikatakan Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, kepada Kabar Bireuen, Sabtu (4/4/2020).

“Bulan puasa tidak lama lagi, hanya hitungan hari. Pak Plt Bupati Bireuen harus memerintahkan dinas terkait menggelar pasar murah untuk menjamin kestabilan harga bahan pokok,” katanya.

Sebut Ceulangiek, kebiasaan menjelang bulan puasa, kebutuhan bahan pokok atau sembako meningkat. Dimana, hukum pasar, ketika permintaan meningkat, harga pun ikut melonjak.

“Ini yang harus ditekan oleh Pemkab Bireuen. Jangan sampai dengan situasi pandemi Covid-19 ada pihak memanfaatkan situasi meraup keuntungan. Sementara ekonomi masyarakat menengah ke bawah sedang terpuruk,” sebutnya.

Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar S.Sos

Operasi pasar, lanjut politikus Partai Aceh, harus dilakukan di 17 kecamatan dalam waktu segera.

Untuk mengantisipasi berkerumun warga di tempat digelarnya pasar murah, dapat dibagikan kupon melalui keuchik gampong masing-masing.

“Sehingga sasarannya pun akan tepat. Dan barang murah itupun tidak sampai diborong oleh orang yang banyak uang saja,” sarannya memberi solusi.

Selain itu, Ceulangiek juga mengingatkan Pemkab Bireuen untuk melakukan pengawasan penjualan barang bersubsidi seperti gas elpiji 3 kg.

“Pemerintah harus mengawasi harga jual di tingkat pangkalan dan jangan sampai terjadi kelangkaan barang,” kata mantan kombatan GAM ini.

Lulusan sarjana Fisip Umuslim ini mengajak para penyelenggara pemerintah di Kabupaten Bireuen menyisihkan sedikit penghasilannya untuk membantu masyarakat miskin yang terimbas pandemi Covid-19.

“Mari kita menyisihkan sedikit penghasilan untuk membantu masyarakat miskin yang terdampak dalam penanganan virus Corona. Masyarakat harus memaklumi kebijakan dilakukan pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Mungkin ini pilihan sulit, namun harus dijalani demi kebaikan semua,” papar Ceulangiek.

Dalam hal ini, tambahnya lagi, Pemkab Bireuen boleh membentuk tim khusus yang menggalang bantuan dari penyelenggara pemerintah untuk disalurkan kepada warga miskin.

Dan kepada perusahaan yang melakukan kegiatan usahanya di Kabupaten Bireuen diharapkan bisa mendukung upaya pencegahan penyebaran virus Corona dan membantu masyarakat terdampak.

“Jangan hanya dana CSR yang diberikan. Kalau bisa lebih dari itu,” katanya.

Terakhir, Ketua DPRK Bireuen juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan menghadapi situasi sulit di tengah bencana Covid-19.

“Mari kita sama-sama berjuang melewati masa sulit ini, dan tinggalkan perbedaan,” pungkas Rusyidi Mukhtar. (Rizanur)

BAGIKAN