KABAR BIREUEN – Seratusan peserta mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemahaman Demokrasi Bagi Masyarakat Tahun 2023 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bireuen di Aula Meeting Room Central Premium Coffee, Bireuen, Selasa (29/8/2023).
Sosialisasi bertemakan “Pemilu Serentak dan Berintegritas Sebagai Pembaharuan Demokrasi Indonesi,” kegiatan dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerjasama, dr. Mukhtar, MARS.
Dalam inti sambutan itu, dikatakan rakyat sebagai benteng demokrasi, di tuntut untuk aktif mengawal demokrasi agar tidak dikhianati.
Langkah ini sebagai bentuk penghargaan terhadap pendahulu yang telah memperjuangkan kebebasan bersuara dan berpendapat.
Dan memperjuangkan Indonesia lepas dari cengkraman orde baru yang otoriter, kebebasan bersuara harus digunakan untuk kepentingan masyarakat banyak dan demokrasi adalah cara jitu untuk mengawal pemerintah agar tidak bertindak sewenang-wenang.
“Sosialisasi ini diharapkan dapat memberi pemahaman tentang demokrasi dilingkungan generasi muda dan masyarakat agar mampu mengorganisir dan mengkoordinasikan dengan lembaga-lembaga yang ada,” sebutnya.
Selain itu, mengaktualisasikan nilai-nilai demokrasi yang lebih baik yang tidak bisa jauh dari aspek kesetaraan dan keadilan,” pintanya.
Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, Dr Mukhtaruddin. S.H.,M.H dalam laporannya mengatakan, sosialisasi ini bertujuan memberi kebebasan dalam berpendapat dan berekspresi.
Selanjutnya, bertujuan untuk menciptakan keamanan, ketertiban dan ketentraman di lingkungan masyarakat.
Kemudian, adanya demokrasi diharapkan bisa menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab. Dan mencegah perselisihan antar kelompok dan dapat menyelesaikan segala masalah secara damai.
Disebutkan, ada 120 peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemahaman Demokrasi Bagi Masyarakat Tahun 2023 ini
“Peserta tersebut terdiri dari Tokoh Muda, Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta unsur media cetak dan elektronik dalam Kabupaten Bireuen,” ujar Kaban Kesbangpol Bireuen.
Dikatakan, materi yang disampaikan dalam kegiatan ini, yaitu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat.
Selanjutnya, peran Polres dalam penguatan demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Dan materi kepastian hukum dan integritas mewujudkan demokrasi dan yang bermartabat,” sebut Mukhtaruddin.
Sosialisasi pemahamam demokrasi ini menghadirkan narasumber dari unsur Akademis, Adri Patria dan Polres Bireuen, Ipda Hendra Saputra.(Herman Suesilo)










