Sabtu, 4 Juli 2026

Kebijakan Gubernur Angkat Pejabat Plt Berdampak Kepada Rakyat Aceh

KABAR BIREUEN – Kebijakan Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT yang mengganti Kepala SKPA secara tiba-tiba, dan mengangkat pejabat pelaksana tugas (Plt), tidak hanya berpengaruh kepada kinerja dinas tersebut, tapi juga berdampak kepada rakyat Aceh.

Demikian diungkapkan Anggota DPRA, Sulaiman, SE saat dimintai pendapatnya tentang kebijakan Gubernur Nova Iriansyah yang mengganti sejumlah Kepala SKPA di Ruang Komisi II DPRA, Banda Aceh, Kamis (7/1/2021).

“Gubernur sering mengganti kadis sebagai Plt, itu berpengaruh pada kinerja. Karena pejabat Plt tidak bisa mengambil keputusan kebijakan strategis. Sehingga, berdampak pada masyarakat, tidak bisa menerima apapun yang ingin diberikan pemerintah kepada masyarakat,” jelasnya.

Sebelum mengganti kepala dinas seharusnya gubernur mengawalinya dengan analisis fit and proper test, dan penilaian untuk mempersiapkan calon kadis. Bukan dengan mengangkat pejabat Plt.

Menurut Sulaiman, gubernur sering mengganti kadis sebagai Plt, itu berpengaruh pada kinerja. Karena pejabat Plt tidak bisa mengambil keputusan kebijakan strategis. Sehingga, berdampak pada masyarakat, tidak bisa menerima apapun yang ingin diberikan pemerintah kepada masyarakat.

“Karena pengambil kebijakannya bukan orang definitif, orang yang tidak berkompeten. Di situ untuk mengawal saja bukan eksekusi. Pergantian sejumlah pejabat eselon II terkesan Aceh kurang orang pintar. Kesannya seperti tidak ada lagi orang-orang berkompeten dan berkualitas di jajaran Pemerintah Aceh yang bisa menjabat sebagai Kepala Dinas,” papar politisi Partai Aceh ini.

Ditambahkannya, gubernur tidak jeli melihat, dan tampak ugal-ugalan kepada bawahannya, sehingga pergantian Kepala SKPA di lingkungan Pemerintah Aceh tidak sesuai background keahlian, yang penting bagi Nova apa yang diharapkan, dan diinginkan terpenuhi.

“Sehingga, kami di DPRA tidak bisa berbuat banyak. Upaya dari DPRA hanya bisa mengkritik dan pengawasan. Karena fungsi kita di DPRA ada tiga yaitu legislasi, penganggaran dan pengawasan,” imbuh mantan Ketua DPRK Aceh Besar ini.

Sulaiman berharap kepada Pemerintah Aceh yang telah diberi kuasa menjadi pemimpin Aceh, hendaknya mendengar keluhan, saran dan kritikan. Selain itu, juga mengajak seluruh unsur untuk bermufakat menyelesaikan permasalahan di Aceh.

“Untuk anggota dewan mari kira kembali ke jalan yang benar, atas nama dan fungsi kita. Untuk para pengusaha Aceh yang ada di luar, kami mengajak untuk membangun ekonomi Aceh. Mari bangun Aceh di berbagai sektor, seperti membangun industri, sehingga masyarakat Aceh yang pengangguran dapat diserap untuk bekerja. Bukan lagi ingin menjadi PNS,” ajak Sulaiman.

 

Wira

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bidik Prestasi di PORA Aceh Jaya 2026, Atlet PASI Bireuen Mulai Latihan Intensif

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Bireuen memulai kembali program latihan intensif sebagai langkah awal mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga...

Dosen Fikom Umuslim Latih Siswa SMKN 2 Peusangan Kuasai Teknik UV Mapping dan Texturing...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Sebanyak 23 siswa Jurusan Animasi SMKN 2 Peusangan mendapatkan pelatihan intensif mengenai UV Mapping dan texturing objek 3D menggunakan perangkat...

Petani Tidak Kekurangan Teknologi, Mereka Kekurangan Akses dan Kepercayaan

0
Oleh: Muhammad Farel Cordobi Mahasiswa Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Syarif Hidayatullah KALAU kita bicara soal pertanian Indonesia hari ini, yang sering...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

KABAR POPULER

Bupati Bireuen Terima Bantuan Excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Siap Percepat Pemulihan Tambak...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menerima bantuan satu unit excavator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia untuk mempercepat...

Satgas PRR Dorong Penggunaan Mekanisme Dana Siap Pakai, Usulkan Bantuan Rp80 Juta Per Unit...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Percepatan penyediaan hunian tetap bagi penyintas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus diupayakan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Hadiri HUT Ke-26 APKASI, Bupati Bireuen Bidik Peluang Kerja Sama Baru untuk Pembangunan Daerah

0
KABAR BIREUEN, Deli Serdang – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, ST, menghadiri pembukaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI)...

APRI Bireuen Gelar Rapat Persiapan Harlah ke-7, Diwarnai Pelepasan Dua Anggota yang Purna Tugas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Bireuen menggelar rapat dengan agenda persiapan pelaksanaan Hari Lahir (Harlah) ke-7 APRI...

Komitmen Tingkatkan Mutu, UMMAH Kirim Delapan Dosen Ikuti Workshop Akreditasi Kualitatif Prodi Keperawatan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengirimkan delapan dosen mengikuti Workshop Akreditasi Kualitatif...