Minggu, 17 Mei 2026

Kasus Campak Rubella Mengganas, Bupati Bireuen Belum Tingkatkan Status Menjadi KLB

KABAR BIREUEN – Sejak pertengahan Januari sampai 7 Maret 2022 ditemukan 194 kasus penyakit Campak Rubella yang tersebar di 17 Kecamatan dalam Kabupaten Bireuen. Sementara kasus tertinggi ditemukan di tiga kecamatan.

Namun demikian, Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH MSi, belum meningkatkan status penyakit menular itu menjadi Kejadian Luar Biasa atau KLB.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Israwati, MKes yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/3/2022), membenarkan ditemukannya penyakit Campak Rubella di Kabupaten Bireuen.

“Kasus tersebut ditemukan satu bulan lalu dan langsung kami respon. Tim dari Kemenkes, WHO dan Dinkes Aceh juga sudah merespon,” ungkap Israwati.

Menurutnya, kasus yang paling banyak ditemukan pada balita. Pada orang dewasa juga ada ditemukan. Sebaran kasus tertinggi di Kecamatan Kota Juang, Peusangan dan Kutablang.

Penyakit Campak Rubella ini awalnya ditemukan pada pasien di rumah sakit. Kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kasus.

“Kemudian, dilakukan pelacakan melalui petugas surveilans juga ditemukan kasus di sejumlah desa. Campak Rubella bukan penyakit baru,” jelas Israwati.

Israwati mengimbau masyarakat yang mengalami gejala demam, munculnya ruam atau merah merah pada kulit agar segera menghubungi petugas kesehatan terdekat.

“Masyarakat jangan takut berobat ke Puskesmas atau ke rumah sakit,” pesan Israwati.

Kabid P2P ini mengungkapkan alasan tidak ditetapkan status KLB dari kasus Campak Rubella. Alasannya, agar tidak mengundang kepanikan masyarakat berlebihan.

“Jadi, Bupati sudah mengeluarkan edaran untuk pengendalian penyakit ini,” ungkapnya.

Surat Edaran Bupati Bireuen nomor 440/189/2022 tanggal 25 Februari 2022 tentang Pelaksanaan Outbreak Respon Terhadap Peningkatan Kasus Campak ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen dan para Camat.

Dalam edaran itu disebutkan, hasil penjaringan, penelusuran dan penyelidikan kasus Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) dalam wilayah Kabupaten Bireuen baik di Fasilitas Pelayanan maupun di masyarakat menunjukkan terjadinya peningkatan kasus Campak yang signifikan sejak pertengahan bulan Januari 2022.

“Penyebarannya terjadi di seluruh kecamatan, sehingga perlu melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan guna memutuskan rantai penularan dengan tujuan dapat menekan angka kejadian /kesakitan maupun kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi khususnya penyakit Campak Rubella,” demikian isi Surat Edaran Bupati Bireuen tersebut. (Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Gantikan Abdul Hamid, Muhajir Ismail Jabat Kacabdin Pendidikan Aceh Wilayah Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sosok muda dari kalangan guru dipercaya mengemban jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Aceh. Dia adalah Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd,...

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...