KABAR BIREUEN-Merayakan HUT Kemerdekaan RI tidak lengkap rasanya tanpa mengikuti lomba tradisional yang paling popoler dikalangan masyarakat Indonesia.
Lomba tradisional yang tak pernah absen dari tahun ke tahun diadakan yaitu tarik tambang dan panjat pinang, kedua perlombaan tersebut selalu menjadi kegiatan idola masyarakat disaat perayaan HUT Kemerdekaan RI.
Seperti hal yang diadakan oleh pemuda dan pemudi Dusun Kommes, Gampong Bireuen Meunasah Capa, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen.
Menyemarakan HUT RI ke 77 Tahun ini, mereka mengadakan berbagai kegiatan lomba, dua diantaranya, ialah lomba tarik tambang untuk ibu-ibu dan panjat pinang remaja putera.
Kedua lomba tersebut, khusus dilaksanakan pada sore hari, di lapangan mini Eka Jaya, di dusun setempat, Minggu, (21/8/2022).
Disela-sela kegiatan, Ketua Umum kegiatan, Agus Santoso,ST, didamping panitia pelaksana kegiatan, Ery Syah Reza, kepada Kabar Bireuen mengatakan, lomba tarik tambang ini, khusus pesertanya terdiri ibu-ibu warga dusun kommes.
“Panjat pinang pesertanya terdiri para remaja putera dusun kommes,” katanya.
Dijelaskan, pada lomba tarik tambang ini diikuti 4 tim, setiap tim terdiri dari 6 orang.
“Mereka akan adu nyali dan kekuatan, berbagai teknik dan strategi pun digunakan untuk memenangkan kejuaraan,” kata Agus Santoso.
Nurhayati salah satu peserta tarik tambang dari tim lorong 1 dusun setempat mengatakan, tidak ada persiapan khusus, yang dibutuhkan hanya semangat dan kekompakan antar anggota.
Sementara itu, Ery Syah Reza menambahkan, lomba lainnya yang tak kalah seru yakni panjat pinang.
Sebelum dipanjat pohon pinang tersebut sudah dikuliti dan diberi cairan pelicin oleh panitia.
“Ada 3 tim yang ikut serta. Setiap tim terdiri dari 5 orang, tiap tim dijadwalkan memanjat tiang secara bergantian dengan waktu maksimal 10 menit,” kata Ery Syah Reza.
Disebutkan, peserta yang berhasil naik ke puncak tiang diperbolehkan untuk mengambil semua hadiah yang tergantung di atas.
“Tim yang berhasil mengambil bendera merah putih dipuncak berhak mendapatkan bonus uang tunai Rp 600 ribu dari panitia,” sebut Ery Syah Reza.
Amatan Kabar Bireuen di lokasi, pada lomba tarik tambang, kendati para ibu-ibu sempat terseret dan jatuh, mereka tetap mampu bangkit.
Sorak dukungan penonton turut menambah semangat peserta tarik tambang, terutama dari suami anak, keluarga dan para pendukung.
Lomba tarik tambang dan panjat pinang tersebut berjalan lancar dan menghibur. (Herman Suesilo)










