KABAR BIREUEN – Menghadapi Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2022, sebanyak 75 guru Madrasah Tsanawiyah mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi selama dua hari, mulai Senin dan Selasa (23-24/5/2022) di Aula MAN 2 Bireuen.
Kegiatan yang di laksanakan Kelompok Kerja Madrasah (K2M) Tsanawiyah ini menghadirkan pemateri dari provinsi seperti Abdullah Manaf Kusai,S.Si dari RIAB Banda Aceh bidang matematika terintegrasi, kemudian Muhammad Putra Aprullah,SE,Ak,Msi,CA,Gr dari MAN Model Banda Aceh untuk bidang IPS dan Syaiful Nuris,S.Pd, CH asal Insan Qur’ani Banda Aceh Bidang IPA Terpadu.
Ketua K2M Iskandar, S.Ag, Msi, selaku ketua panitia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru pembimbing mata pelajaran yang diperlombakan pada KSM sehingga dalam melatih siswa sebagai peserta kedepan lebih terarah.
“Kegiatan ini merupakan agenda rutin MTs setiap tahun, sehingga para guru mata pelajaran punya kompetensi dalam membina siswa menghadapi KSM setiap tahun,” kata Iskandar
Dilain kesempatan, ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Jahallim Solin, S.Ag,MA menyambut baik acara ini, menurutnya selama ini proses pembinaan peserta KSM berjalan secara otodidak akibatnya hasilpun tidak memuaskan.
Maka dengan pembekalan seperti ini guru dan juga peserta bisa lebih mantap mempelajari soal- soal yang dihadapi.
“Jangan otodidak, harus ada pembekalan khusus untuk meraih prestasi,” ujar Jahallim .
Sementara itu, Kasie Pendidikan Madrasah (Penmad), Anis, S.Ag saat membuka pelatihan berharap agar pada tahun ini prestasi dapat berkembang.
Dengan demikian guru pembina dalam mengikuti pelatihan dan melatih siswa jangan menjadi beban tapi dijalani dengan menyenangkan.
“Kalau sudah menyenangkan, pasti hasilnyapun memuaskan,” ungkap Anis
Lebih lanjut, Anis berujar, prestasi siswa ada di tangan para guru pembimbing diharapkan akan muncul duta KSM baik ditingkat kabupaten, provinsi dan nasional.
“Prestasi anak ditangan bapak ibu, tolong dibimbing terus menerus,” ajak Kasie Penmad.(Faisal Ali)









