KABAR BIREUEN, Bireuen—Wartawan Kabar Bireuen, Ihkwati, hadir sebagai guru tamu untuk memperkenalkan dunia kewartawanan kepada siswa.
Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi di kelas V SD Sukma Bangsa Bireuen, Rabu (14/1/2026).
Ihkwati mengajar siswa kelas V yang terbagi dalam dua rombongan belajar, yakni kelas Komet dan kelas Matahari.
Dalam kesempatan tersebut, anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bireuen itu memaparkan pengenalan dasar tentang profesi wartawan serta berbagi pengalaman selama 23 tahun menekuni dunia jurnalistik.
Dalam paparannya, Ihkwati menceritakan suka dan duka selama menjadi wartawan, terutama saat meliput.
“Selama 20 tahun lebih jadi wartawan, pernah beberapa kali diintimidasi dan diancam,” ungkapnya
Selain itu, lulusan Fakultas Pertanian Unsyiah Banda Aceh itu juga menyampaikan materi dasar ilmu jurnalistik serta teknik penulisan berita yang benar dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Penerima penghargaan Wartawan Peduli Olahraga oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen tahun 2017 ini, berbagi tips dan memotivasi siswa agar berani bermimpi dan menekuni profesi sesuai minat mereka sejak dini.

Sementara itu, Wali Kelas V Matahari, Ika Meutia, S.Si mengatakan, kegiatan guest teacher merupakan program rutin sekolah yang menghadirkan satu narasumber setiap semester.
“Kebetulan kali ini kita mengundang wartawan untuk memberikan pembekalan tentang cara menulis serta berbagi pengalaman selama menjadi wartawan,” ujar Ika.
Kegiatan diawali dengan perkenalan narasumber oleh guru kelas, dilanjutkan dengan pemaparan materi dan cerita pengalaman Ihkwati sebagai wartawan.
Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab santai. Para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar dunia jurnalistik.
Pada sesi terakhir, siswa diminta menulis berita tentang kedatangan wartawan ke kelas mereka, yang berisi pengalaman narasumber serta saran-saran dalam menulis yang baik.
Kegiatan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara siswa, guru, dan narasumber.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mendapatkan wawasan baru, meningkatkan minat menulis, serta mengenal profesi wartawan secara lebih dekat sejak usia dini,” pungkas Ika. (Hermanto)








