KABAR BIREUEN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ditimpa musibah, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Bireuen, menyerahkan bantuan sembako kepada para korban kebakaran rumah di Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Minggu (22/3/2020) sore.

Bantuan tersebut diantar para pimpinan dan anggota Fraksi PA DPRK Bireuen bersama sejumlah pimpinan DPW PA Bireuen ke posko penerimaan bantuan setempat. Bantuan itu diterima Sekdes Pulo Ara Geudong Teungoh, Mulyadi Ubit, bersama sejumlah tokoh masyarakat di sana.

Yufaidir Mustafa, SE (Wakil Ketua Fraksi PA DPRK Bireuen) didampingi Zulkarnaini alias Zoel Sopan (Sekretaris Fraksi PA DPRK Bireuen), dalam keterangannya kepada wartawan, mengatakan, bantuan itu sebagai bentuk kepedulian DPW PA Bireuen dan juga Fraksi PA DPRK Bireuen terhadap para korban rumah terbakar di Pulo Ara.

“Dengan bantuan ini, mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban para korban dalam menghadapi musibah kebakaran tersebut. Apalagi, saat ini para korban harus tinggal di tenda darurat,” ungkap Yufaidir.

Seusai menyerahkan bantuan, rombongan DPW PA bersama Fraksi PA DPRK Bireuen, meninjau sejumlah rumah terbakar yang hanya menyisakan puing-puing beton. Mereka juga menjumpai dan berbincang-bincang dengan para korban pemilik rumah yang terbakar. Kepada para korban, disemangati dan dimohon untuk tabah dalam menghadapi musibah ini.

Sementara itu Sekdes Pulo Ara Geudong Teungoh, Mulyadi Ubit, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kepedulian DPW PA bersama Fraksi PA DPRK Bireuen yang telah memberikan bantuan kepada warganya yang ditimpa musibah kebakaran.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan warga kami para keluarga korban kebakaran rumah,” ungkap Sekdes Mulyadi Ubit.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya. Musibah kebakaran di Dusun Damai, Gampong Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Jumat malam (20/3/2020) pukul 20.30 WIB, menghanguskan sebanyak 13 unit rumah warga setempat. Termasuk satu unit di antaranya balai pengajian.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut. Namun, sejumlah harta benda milik korban ikut ludes dilalap si jago merah. (Suryadi)

BAGIKAN