Minggu, 17 Mei 2026

Apel Terakhir Penuh Haru, Munawal Hadi Mohon Pamit dan Berpesan Menyentuh untuk Jajaran Kejari Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen — Suasana haru menyelimuti halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Senin (3/11/2025), saat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Munawal Hadi, S.H., M.H, memimpin apel terakhirnya sebelum berpindah tugas.

Di hadapan para jaksa dan pegawai, Munawal menyampaikan pesan mendalam tentang pengabdian, pelayanan publik, dan tanggung jawab moral aparat penegak hukum terhadap masyarakat.

Munawal mengingatkan, jaksa bukan hanya aparat negara, melainkan juga bagian dari masyarakat yang wajib memberikan pelayanan terbaik.

“Jaksa adalah pejabat publik yang harus hadir di tengah masyarakat, memahami persoalan mereka, dan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Jadilah teladan dalam setiap langkah,” ujarnya dengan nada penuh ketulusan.

Dia juga menekankan pentingnya kepekaan sosial di lingkungan kejaksaan. Menurutnya, seorang jaksa harus memiliki sense of crisis atau kepekaan terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat, agar peran kejaksaan benar-benar dirasakan manfaatnya.

“Saya berharap seluruh jajaran Kejari Bireuen semakin peduli, responsif, dan berinovasi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat,” pesannya.

Munawal Hadi sedang memimpin apel teeakhir di halaman Kantor Kejari Bireuen. (Foto: Humas Kejari Bireuen)

“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pegawai atas kerja sama dan dedikasinya selama ini. Kita telah berjuang bersama menjadikan Kejari Bireuen lebih baik dan lebih dekat dengan masyarakat,” ungkap Munawal dengan mata berkaca-kaca yang disambut tepuk tangan dan suasana penuh keharuan dari para pegawai.

Usai apel perpisahan itu, Munawal Hadi berpamitan dan langsung berangkat menuju Medan untuk melapor ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Selasa (4/11/2025) besok, ia dijadwalkan dilantik sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun.

Apel terakhir tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penuh haru bagi seluruh jajaran Kejari Bireuen. Banyak pegawai tampak tak kuasa menahan air mata saat sang pemimpin yang selama ini mereka hormati berpamitan untuk melanjutkan pengabdiannya di tempat baru.

Salah seorang pegawai yang mengikuti apel itu, mengaku terharu dan bangga pernah bekerja di bawah kepemimpinan Munawal yang penuh kekeluargaan.

“Beliau sosok pimpinan yang tegas, tetapi sangat peduli dengan bawahan. Kami banyak belajar tentang disiplin dan tanggung jawab selama dipimpin Pak Munawak,” ujar seorang pegawai dengan suara bergetar.

Bagi para pegawai Kejari Bireuen, apel tersebut menjadi perpisahan yang sulit dilupakan. Meninggalkan jejak kepemimpinan yang penuh dedikasi, keteladanan, dan kehangatan dari seorang Munawal Hadi.

Selama hampir tiga tahun memimpin Kejari Bireuen, tepatnya dua tahun sembilan bulan, Munawal Hadi memang dikenal sebagai pemimpin yang disiplin, tegas, namun humanis. Dia berhasil mendorong Kejari Bireuen menjadi satuan kerja (satker) terbaik, baik terkait pelayanan hukum maupun dalam pembenahan internal kelembagaan. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Lantik Pengurus Tastafi, Abu Mudi Serukan Penguatan Ahlussunnah wal Jamaah

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (15/5/2026) malam, saat ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Syech Hasanoel...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

KABAR POPULER

Dari Guru SMKN 1 Jeunieb ke Kacabdin Pendidikan Wilayah Bireuen, Ini Rekam Jejak Muhajir...

0
PERJALANAN karier seseorang kadang-kadang memang tidak disangka-sangka. Seperti lompatan karier yang dialami Muhajir Ismail, B.Ed., M.Pd. Siapa sangka, sosok yang selama ini dikenal sebagai...

SSB Bijeh Mata Bireuen Juara Sumbagut, Tim U-10 dan U-12 Raih Tiket ke Tingkat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, sukses mengharumkan nama Aceh, setelah tim usia...

Meningkat dari Tahun Sebelumnya, 109 Hafiz-Hafizah Ikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an di MTsN 1 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Gandapura - Sebanyak 109 hafiz dan hafizah mengikuti Tasyakur Tahfizh Al-Qur’an Angkatan VI di MTsN 1 Bireuen, Kecamatan Gandapura, Rabu (13/5/2026). Jumlah tersebut...

Saat Regulasi Plastik Jalan Sendiri, Tanpa Ekosistem

0
Oleh: Galuh Rachman Yudhistira Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta Rachmanyudhistira40@gmail.com SETIAP hari, ratusan ribu kantong plastik berakhir di tempat pembuangan sampah. Bukan karena masyarakatnya tidak tahu bahaya plastik....

Wali Nanggroe Kukuhkan Pengurus MAA Aceh Periode 2026-2031

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al Haytar mengukuhkan pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) masa bakti 2026-2031. Prosesi pengukuhan...