KABAR BIREUEN – Begitu banyak hikmah dan kelebihan-kelebihan yang tersimpan dalam bulan Ramadhan. Satu di antaranya adalah Al-Qur’an yang pertama diturunkan dalam bulan Ramadhan.

Membaca Al-Qur’an kapan saja akan mendapat pahala dan membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan melebihi kualitas tersendiri.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Dr. Tgk. H. Danial, S.Ag, M.Ag, menyampaikan hal itu dalam ceramah Nuzulul Qur’an 1442 H di Mesjid Agung Sultan Jeumpa, Kamis malam (29/4/2021).

Dikatakannya, sebagai ibadah di bulan Ramadhan pahalanya berlipat ganda dan membaca Al-Qur’an di waktu malam, maka Al-Qur’an sendiri di akhirat nanti meminta kepada Allah agar memberi syafaat kepada yang membacanya.

Tgk H Danial mengutip Hadist Nabi SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad, menyatakan, bahwa Al-Qur’an meminta kepada Allah “Ya Tuhanku, aku mencegahnya tidur karena mewmbaca Al-Qur’an di waktu malam maka berikanlah syafaat kepadanya”.

“Al-Qur’an bagi orang Islam sebagai pedoman hidup sumber segala hukum yang harus diikuti dalam hidupnya. Aturan apapun dan pendapat atau fatwa manapun tidak boleh bertentangan dengan Al-Qur’an,” sebut Tgk. Danial.

Dijelaskannya, Al-Qur’an sebagai pedoman hidup memberikan petunjuk lengkap terhadap aturan-aturan hidup mansusia yang dapat menciptakan kehidupan yang nyaman, bahagia dan sejahtera.

“Aturan yang paling inti adalah kewajiban setiap individu untuk menjaga keselamatan agama Allah, jiwa akal, keturunan dan harta,” sebut Tgk. Danial.

Menjaga keselamatan hal-hal tersebut kemudian dirinci penjelasannya dalam berbagai ayat dijelaskan oleh Al-Qur’an sendiri. Bulan Ramadhan bulan yang didalamnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia, dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang hak dengan yang bathil (QS Al Baqarah : 185).

Menurut Tgk Danial, penjelasan ayat tersebut hampir setiap hal dibutuhkan petunjuk oleh manusia hidup berkeluarga, hubungan suami isteri, khidupan dengan anak-anak mulai dari mendidik sampai harta warisan.

Bagaimana manusia bermartabat selain keharusan berakhlak yang baik. Al-Qur’an juga memerintahkan agar manusia belajar untuk meningkatkan kualitas hidupnya (QS Al Qalam 1-5 dan Al Mujadalah 11).

“Untuk memahmi Al Quran menjadi pedoman hidup bagi kita umat Islam tidak cukup menguasai ilmu fikih karena banyak hal yang kita jalani dalam khidupan kita membuthkan ilmu,” ujar Tgk Danial.

Al-Qur’an sendiri memesankan, jika terjadi perbedaan di antara kamu kembalilah kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Hadist). Pesan Al-Qur’an agar umat Islam bersatu dan jangan berpecah belah (Ali Imran 103). Sesungguhnya orang-orang mukmin bersaudara (QS Al Hujarat 10). (H. AR Djuli)